Tak Respon Konfirmasi Jurnalis, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dinilai Tidak Transparan Soal Dugaan Kasus Pokir

- Reporter

Sabtu, 3 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua DPRD Sumenep (Foto: Istimewa)

Wakil ketua DPRD Sumenep (Foto: Istimewa)

Zero, Sumenep – Wakil Ketua DPRD Sumenep belum memberikan klarifikasi terkait dimulainya audit investigatif dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Sumenep yang tengah dilakukan Kepolisian Resor Sumenep.

Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis Analisa.co kepada Wakil Ketua DPRD Sumenep telah disertai penyampaian identitas, asal media, serta maksud permintaan keterangan.

Jurnalis juga melampirkan tautan pernyataan resmi Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Sumenep mengenai naiknya penanganan dugaan korupsi dana Pokir ke tahap audit investigatif. Hingga batas waktu konfirmasi, belum ada penjelasan resmi yang disampaikan.

Wakil Ketua DPRD Sumenep, Indra Wahyudi, tidak memberikan jawaban yang berkaitan langsung dengan substansi pertanyaan mengenai audit investigatif tersebut. Respons yang diterima tidak disertai keterangan lanjutan mengenai dugaan penyelewengan dana Pokir yang sedang ditangani aparat penegak hukum.

Sementara itu, Kepolisian Resor Sumenep melalui Satuan Reserse Kriminal memastikan audit investigatif atas dugaan korupsi dana Pokir DPRD Sumenep telah berjalan. Audit difokuskan pada Tahun Anggaran 2022.

Kepala Satuan Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, menjelaskan bahwa aduan masyarakat (Dumas) mencakup tiga tahun anggaran, yakni 2021, 2022, dan 2023. Namun, penyidik memutuskan untuk memprioritaskan audit pada Tahun Anggaran 2022.

“Pendumas melaporkan untuk tahun anggaran 2021, 2022, dan 2023. Tapi saat ini kami fokuskan dulu ke tahun 2022. Setelah audit selesai, baru akan kami lanjutkan ke 2021 dan 2023,” tegas AKP Agus Rusdiyanto, Jumat (2/1).

Audit investigatif dilakukan secara kolaboratif bersama Inspektorat Kabupaten Sumenep. Polres Sumenep juga membuka ruang keterlibatan pelapor dari unsur Aktivis Dear Jatim serta memperbolehkan kehadiran auditor independen dalam proses audit.

“Silakan membawa auditor independen, supaya pelaksanaan audit investigatif ini benar-benar transparan dan tidak menimbulkan kecurigaan publik,” ujarnya.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim
Aset Miliaran Tak Terlacak, Aktivis Soroti Tata Kelola Dinas Perikanan Sumenep
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 10 April 2026 - 17:29 WIB

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK

Kamis, 9 April 2026 - 02:14 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai

Selasa, 7 April 2026 - 16:13 WIB

Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Berita Terbaru

Foto; Istimewa

Politik

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah

Senin, 20 Apr 2026 - 15:16 WIB

You cannot copy content of this page