Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

- Reporter

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Muhammad Sutrisno, aktivis Dear Jatim, setelah dimintai keterangan oleh penyidik di Polda Jawa Timur terkait laporan dugaan korupsi PUTR Sumenep.

Foto: Muhammad Sutrisno, aktivis Dear Jatim, setelah dimintai keterangan oleh penyidik di Polda Jawa Timur terkait laporan dugaan korupsi PUTR Sumenep.

ZERO.CO.ID,SUMENEP – Aktivis Demokrasi dan Aspirasi Rakyat Jawa Timur (Dear Jatim) Koordinator Daerah Sumenep kembali mendesak Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) untuk segera menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUTR) Kabupaten Sumenep.

Desakan tersebut disampaikan setelah sebelumnya pihak Dear Jatim telah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Jatim pada Rabu, 15 April 2026. Sementara itu, laporan resmi terkait dugaan tersebut telah dilayangkan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jatim pada 6 April 2026.

Muhammad Sutrisno, aktivis Dear Jatim, menegaskan bahwa pemanggilan dan permintaan keterangan oleh penyidik merupakan bagian dari proses awal penanganan laporan dugaan penyimpangan pengelolaan anggaran Dinas PUTR Sumenep tahun anggaran 2023–2024 yang dinilai berpotensi merugikan keuangan negara.

“Kami sudah dimintai keterangan oleh penyidik. Oleh karena itu kami meminta Polda Jatim untuk segera memproses laporan ini secara transparan dan profesional,” ujar Sutrisno, Senin (21/04/2026).

Dalam laporan yang disampaikan, Dear Jatim mengungkap sejumlah dugaan permasalahan dalam pengelolaan keuangan Dinas PUTR Sumenep, di antaranya:

1. Dugaan ketidaktertiban pengelolaan piutang pendapatan di lingkungan Dinas PUTR.
2. Realisasi pembayaran utang belanja modal yang dinilai tidak sesuai mekanisme penganggaran.
3. Perubahan status Konstruksi Dalam Pengerjaan (KDP) menjadi aset tetap dengan nilai yang dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik di lapangan.
4. Akumulasi tunggakan kepada pihak ketiga yang mencapai nilai miliaran rupiah.

Menurut Dear Jatim, temuan tersebut mengindikasikan adanya potensi persoalan serius dalam tata kelola keuangan daerah yang perlu segera diusut oleh aparat penegak hukum.

Dear Jatim kembali mendesak Polda Jatim untuk:

⁃ Segera memanggil pihak Dinas PUTR Sumenep, termasuk pejabat teknis terkait.
⁃ Melakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap proyek dan pengelolaan anggaran.
⁃ Melakukan pengecekan fisik di lapangan dengan melibatkan pihak independen.
⁃ Mengusut keterlibatan pihak ketiga atau kontraktor yang terkait dalam pengelolaan proyek.

“Kami berharap proses ini tidak berhenti pada tahap klarifikasi saja, tetapi benar-benar ditindaklanjuti secara hukum,” tegas Sutrisno.

Dear Jatim menegaskan akan terus mengawal proses hukum yang sedang berjalan serta mengajak seluruh pihak untuk menghormati proses hukum dan menunggu langkah resmi dari Polda Jawa Timur secara transparan dan profesional.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas PUTR Sumenep maupun Polda Jatim terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

Penulis : Imam

Editor : Andika

Berita Terkait

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan
Bawa Misi Jaga Kebersamaan, Khairul Umam Pimpin IKA IQDA UIN Madura Periode 2026-2028
ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik
SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan
MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri
Ayah di Sumenep Diduga Setubuhi Anak Kandung, Korban Diborgol dan Dirantai
Puluhan Ribu Masyarakat Ikuti JJS Gratis Centra 88, Bikin Rute Penuh Warna Merah Putih dan Tak Terputus

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik

Selasa, 1 September 2026 - 11:33 WIB

SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri

Berita Terbaru