Upaya Tingkatkan Keamanan MBG, Ketua Dear Jatim Minta Pemerintah Audit SPPG Yayasan Al-Bukhari Murtajih

- Reporter

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faisol, Ketua Dear Jatim (Foto: Istimewa)

Faisol, Ketua Dear Jatim (Foto: Istimewa)

Zero, Pamekasan – Upaya meningkatkan kualitas Makanan Bergizi Gratis (MBG), Pemerintah diminta untuk segera usut tuntas kasus dugaan keracunan yang kembali mencuat di kabupaten Pamekasan. Kali ini, tidak hanya terjadi di SDN Pasanggar 1 Kecamatan Pegantenan, tetapi juga di SDN Murtajih 1 Kecamatan Pademawu.

Kedua sekolah tersebut sama-sama menerima jatah MBG yang dikelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Al-Bukhari Murtajih, Kamis (18/09/2025).

Sejumlah siswa dari dua sekolah dilaporkan mengalami muntah-muntah setelah menyantap menu MBG. Meski sebagian cepat pulih, kasus ini memicu pertanyaan serius tentang kualitas pengelolaan makanan dan fungsi pengawasan pemerintah.

Di sisi lain, muncul dugaan publik bahwa program MBG yang sejatinya ditujukan untuk meningkatkan gizi anak sekolah justru berpotensi dijadikan ladang bisnis legal oleh pihak tertentu.

Hal ini disebabkan mekanisme verifikasi penyedia MBG yang dinilai tidak transparan, serta minimnya pendampingan ahli gizi dalam menentukan menu.

“Program ini tujuannya mulia, tapi jangan sampai jadi ajang mencari keuntungan. Kalau standar kesehatan dan gizi diabaikan, yang dikorbankan anak-anak sekolah,” ujar Faisol, Ketua Dear Jatim, Kamis (18/9/25).

Menurutnya, pemerintah daerah harus segera melakukan audit terbuka terhadap Yayasan Al-Bukhari Murtajih, mulai dari aspek legalitas, pengelolaan dapur, hingga aliran anggaran.

“Kita perlu tahu apakah yayasan ini betul-betul layak mengelola program bergizi atau hanya sekadar menikmati proyek,” tambahnya.

Mantan Pengurus PKC PMII Jatim tersebut menilai, pengelolaan MBG harus melibatkan tenaga ahli gizi independen agar menu yang disajikan benar-benar aman.

“Kalau sekarang ada kasus keracunan, siapa yang bertanggung jawab? Jangan sampai anak-anak jadi kelinci percobaan,” tegasnya

Kasus ini mempertegas tuntutan agar Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Pamekasan tidak sekadar menyalurkan program, tetapi juga memastikan penyedia MBG benar-benar profesional dan memenuhi standar.

Tanpa langkah tegas, kekhawatiran publik bahwa MBG hanya jadi bisnis berkedok program sosial akan semakin menguat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SPPG Yayasan Al-Bukhari Murtajih belum memberikan klarifikasi resmi terkait insiden keracunan yang melibatkan siswa di dua sekolah tersebut.

Penulis : Zakiatul Maulidiyah

Editor : Fahrur Rozi

Berita Terkait

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim
Aset Miliaran Tak Terlacak, Aktivis Soroti Tata Kelola Dinas Perikanan Sumenep
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Jumat, 10 April 2026 - 17:29 WIB

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK

Kamis, 9 April 2026 - 02:14 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai

Selasa, 7 April 2026 - 16:13 WIB

Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Berita Terbaru

Foto; Istimewa

Politik

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah

Senin, 20 Apr 2026 - 15:16 WIB

You cannot copy content of this page