Zero.co.id, Sumenep – Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, angkat bicara terkait dengan keluhan wali murid terhadap kualitas menu MBG basi di Madrasah Al-Kiram dan Nasy-atul Muta’allimin, Desa Candi, Kecamatan Dungkek.
Moh. Kholilur Rahman Hidayatullah, Korwil SPPG Sumenep, saat di mintai keterangannya membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, saat pihaknya mengetahui kejadian itu, pihaknya langsung memerintahkan Koordinator Kecamatan (Korcam) turun ke lapangan untuk memastikan kualitas menu MBG yang tidak layak konsumsi.
“Kemarin saat ada kabar itu kami meminta kepada korcam Dungkek untuk ke SPPG menanyakan penyebab terjadinya makanan basi tersebut,” katanya, Rabu (29/04/2026).
Lebih lanjut, setelah monitoring ke dapur SPPG Sumenep Dungkek Candi, dirinya mengatakan bahwa hasil laporan tersebut akan segera ditindak lanjuti dan akan diteruskan kepada pihak terkait.
“Laporannya sudah kami kantongi, dan sudah kami kirimkan juga kepada Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Surabaya,” ujarnya.
“Tinggal menunggu arahan dan petunjuk selanjutnya,” tandasnya.
Seperti yang diketahui, sebelumnya pada Senin (27 April 2026) sejumlah wali murid di dua sekolah yakni di Madrasah Al-Kiram dan Nasy-atul Muta’allimin, Desa Candi, Dungkek, mengeluh terhadap menu makanan MBG basi yang diterima oleh siswa.
Menurutnya, menu makanan MBG yang basi dan tak layak konsumsi itu di distribusikan oleh SPPG Sumenep Dungkek Candi.
Dan hingga berita ini terbit, upaya konfirmasi terhadap pihak terkait dan pengelola Dapur SPPG Sumenep Dungkek Candi masih terus dilakukan.
Editor : Rasadi
Sumber Berita : Zero





