Tak Ditemui Kasatgas MBG Pamekasan, AJB Ancam Lakukan Gerakan ke Provinsi Hingga BGN Pusat

- Reporter

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

PAMEKASAN – Sejumlah Aktivis yang mengatasnamakan Aktivis Jagad Bersatu (AJG) menggelar aksi demonstrasi ke kantor wakil Bupati Pamekasan terkait Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (09/07/2026).

Aksi yang berlangsung menyampaikan 8 tuntutan tentang keberadaan Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) dan kondisi Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk wilayah Kabupaten Pamekasan.

Adapun ke delapan tuntutan tersebut yakni mendesak Penjelasan Terkait penanganan Dapur MBG Pangorayan yang telah menjadi perhatian publik.

Mendesak untuk verifikasi ulang terhadap seluruh dapur MBG di Kabupaten Pamekasan yang diduga belum memenuhi syarat administrasi.

Meminta keterbukaan mengenai kesesuaian bangunan dapur MBG dengn standar yang telah ditetapkan, termasuk transparansi penggunaan dana sewa bangunan yang memanfaatkan rumah tinggal, gudang, BLK, maupun bangunan lainnya.

Meminta penjelasan mengenai proses verifikasi dan penerbitan izin operasional MBG.

Mendesak investigasi terhadap praktik jual-beli titik lokasi dapur MBG melalui yayasan atau pihak tertentu, serta memperkuat pengawasan agar pelaksanaannya sesuai ketentuan.

Mendesak APH maupun badan kehormatan dewan memeriksa anggota DPRD, Bupati beserta staff khususnya yang diduga memiliki keterlibatan dalam kepemilikan dapur MBG.

Meminta komitmen satgas dan Korwil MBG Kabupaten Pamekasan untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap SPPG di Wilayahnya untuk menjamin kualitas menu.

Mendukung kejaksaan untuk mengusut tuntas praktik jual-beli titik lokasi dapur MBG.

Koordinator aksi Syamsul Gerrad, mengatakan bahwa MBG yang seharusnya menjadi program yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya generasi bangsa malah menjadi ajang mempekaya diri.

“Program ini sangat baik, namun yang menjadi evaluasi bersama masih banyak praktek-praktek menyedihkan, mulai ketidak sesuaian menu, SOP, hingga dugaan jual beli titik,” tuturnya.

Bahakah Pihaknya menilai, kinerja Kasatgas MBG di Kabupaten Pamekasan dalam hal ini Wakil Bupati Sukriyanto tidak serius dalam melaksanakan tugasnya dan tanggung jawabnya dalam menyukseskan program mulia itu.

“Kami mendesak evaluasi terhadap kinerja Satgas MBG Kabupaten Pamekasan terhadap dugaan pembiaran, tebang pilih dalam pengawasan serta dugaan penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan dapur bermasalah tetap beroperasi,” ujarnya.

Mantan aktivis PMII tersebut juga mengecam segala bentuk pembiaran terhadap penyajian makanan yang tidak layak konsumsi, juga dugaan pengurangan anggaran yang berdampak pada kualitas menu, hingga praktek yang merugikan penerima manfaat program.

“Program MBG bukan ladang bisnis, bukan ruang kompromi terhadap pelanggaran dan bukan tempat mencari keuntungan pribadi karena setiap rupiah anggaran MBG adalah hak masyarakat yang harus dikelola secara transparan, profesional dan berpihak kepada kepentingan rakyat,” terangnya.

Pihaknya tidak akan tinggal diam mengkawal persoalan MBG yang ada di Kabupaten Pamekasan baik dengan cara pelaporan maupun bersurat ke korwil di Jawa Timur.

“Gerakan kami selanjutnya, akan dilaksanakan di Jawa Timur hingga BGN (Badan Gizi Nasional red.) Pusat sampai dapur-dapur yang bermasalah secepatnya di evaluasi ,” tukasnya.

Untuk diketahui, Massa aksi tidak ditemui oleh Kasatgas MBG dan diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan.

Penulis : Hb

Editor : Red

Berita Terkait

Videotron Lagi, Miliaran Lagi! Diskominfo Sumenep Kembali Anggarkan Rp1,1 Miliar, Dimana Aset Sebelumnya?
Pengamat Militer Ingatkan Bahaya Meluasnya Peran TNI di Ranah Sipil
Formatur Tak yakin OPD Strategis Selesai Bulan ini, Ancam Akan ada Aksi Jilid II
Di Pamekasan, Ribuan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung MBG Dilanjutkan
Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep, Polisi Kantongi Nama-Nama Anggota DPRD yang Muncul dalam Pemeriksaan
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Estafet Kepemimpinan HMPS PAI UIN Madura Berlanjut, Pengurus Baru Siap Wujudkan Organisasi Berdampak
Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:26 WIB

Tak Ditemui Kasatgas MBG Pamekasan, AJB Ancam Lakukan Gerakan ke Provinsi Hingga BGN Pusat

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:07 WIB

Videotron Lagi, Miliaran Lagi! Diskominfo Sumenep Kembali Anggarkan Rp1,1 Miliar, Dimana Aset Sebelumnya?

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:09 WIB

Pengamat Militer Ingatkan Bahaya Meluasnya Peran TNI di Ranah Sipil

Senin, 6 Juli 2026 - 08:58 WIB

Formatur Tak yakin OPD Strategis Selesai Bulan ini, Ancam Akan ada Aksi Jilid II

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:12 WIB

Di Pamekasan, Ribuan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung MBG Dilanjutkan

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page