Zero, Co, Id, PAMEKASAN – Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Agama Islam (PAI) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura resmi melantik kepengurusan baru masa bakti 2026–2027 pada Senin (29/6/2026). Prosesi pelantikan yang digelar di Auditorium
Pusat UIN Madura tersebut mengusung tema “Berproses, Bergerak, Berdampak: Aktualisasi Pengurus HMPS PAI yang Visioner.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Abd. Mannan, M.Pd., Ketua Ikatan Alumni Program Studi Pendidikan Agama Islam (IKA PAI), Moh. Ilham Fajar Shodiqi, para demisioner HMPS PAI, jajaran organisasi mahasiswa (Ormawa) se-UIN Madura, serta mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam.
Dalam sambutannya, Demisioner Ketua Umum HMPS PAI periode 2025–2026, Heri Kuswanto, menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan baru yang telah bersedia melanjutkan estafet perjuangan organisasi. Ia berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan penuh semangat serta menghadirkan berbagai inovasi demi kemajuan HMPS PAI.
“Saya selaku demisioner Ketua Umum HMPS PAI mengucapkan terima kasih karena telah melanjutkan estafet perjuangan kami. Saya berharap pengurus yang baru selalu semangat, terus berinovasi, dan membawa HMPS PAI menjadi lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua IKA PAI, Moh. Ilham Fajar Shodiqi, menekankan pentingnya peningkatan kualitas mahasiswa di samping mempertahankan jumlah mahasiswa yang selama ini menjadi keunggulan Program Studi PAI. Menurutnya, sebagai program studi tertua di UIN Madura, PAI harus mampu melahirkan mahasiswa yang berprestasi dan berdaya saing.
“Jangan hanya mengandalkan kuantitas, tetapi tingkatkan juga kualitas. PAI adalah program studi tertua di UIN Madura, sehingga kita harus mampu menunjukkan prestasi,” tegasnya.
Ia juga mendorong HMPS PAI untuk kembali menghidupkan budaya akademik yang dahulu menjadi ciri khas organisasi, seperti literasi, diskusi, dan kajian rutin.
“Saya berharap HMPS PAI kembali membuat kegiatan rutin seperti literasi, diskusi, dan kajian. Budaya akademik seperti ini mulai ditinggalkan, sehingga perlu dibiasakan kembali dimulai dari HMPS PAI,” tambahnya.
Ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam, Abd. Mannan, M.Pd., turut mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia mengingatkan bahwa HMPS merupakan wadah pembelajaran, pengembangan kapasitas, sekaligus ruang pengabdian bagi mahasiswa.
“Selamat mengemban amanah. Jadikan HMPS PAI sebagai tempat untuk belajar, meningkatkan kapasitas diri, serta mengabdi. Teruslah berinovasi dan bangun komunikasi yang baik di lingkungan UIN Madura,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum HMPS PAI masa bakti 2026–2027, Ahmad Fajar, mengajak seluruh jajaran pengurus untuk menjaga kekompakan dan membangun koordinasi yang baik agar roda organisasi berjalan secara optimal.
“Saya berharap seluruh teman-teman pengurus dapat membangun koordinasi yang baik agar tidak terjadi miskomunikasi. Mari bersama-sama menjaga dan memajukan HMPS PAI ke depan,” ungkapnya.
Prosesi pelantikan ini menjadi awal perjalanan kepengurusan HMPS PAI masa bakti 2026–2027 dalam mengemban amanah organisasi. Dengan semangat Berproses, Bergerak, Berdampak, kepengurusan baru diharapkan mampu menghadirkan program-program yang inovatif, memperkuat budaya akademik, serta memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa Pendidikan Agama Islam dan UIN Madura secara umum.
Penulis : Mat Juhri, mahasiswa program studi pendidikan agama Islam UIN madura
Editor : Abd Ghafur






