Terselubung! PR Putra Madura Sejati Diduga Hanya Topeng Permainan Cukai

- Reporter

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pamekasan, Zero.co.id – Dunia pertembakauan kembali diguncang isu skandal hitam. Dugaan praktik mafia pita cukai kian mencuat, kali ini menyeret nama Perusahaan Rokok (PR) Putra Madura Sejati yang berlokasi di Dusun Sumber Raya Timur, Desa Cenlecen, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Rabu (28/05/25).

Informasi yang dihimpun tim media menyebutkan, PR yang disebut-sebut milik seseorang berinisial SM itu sudah sejak lama melakukan penebusan pita cukai dengan nilai mencengangkan. Bahkan, kabar terbaru mengungkapkan bahwa perusahaan ini menebus pita cukai dalam jumlah jumbo – tak wajar untuk ukuran perusahaan rokok daerah.

Namun, fakta lapangan justru memperlihatkan kejanggalan besar. Gudang PR Putra Madura Sejati tampak selalu sepi bak gudang mati. Tak ada aktivitas produksi, tak terdengar deru mesin, bahkan nyaris tak ada tanda-tanda distribusi rokok keluar masuk.

Hal inilah yang menimbulkan tanda tanya besar: ke mana larinya rokok hasil pita cukai tersebut?

Sejumlah pengamat menilai, gudang ini kuat dugaan hanya digunakan sebagai kedok pencucian uang. Tampilan resmi semata, sementara bisnis sesungguhnya adalah permainan jual-beli pita cukai yang meraup keuntungan besar dengan mengorbankan penerimaan negara.

Praktik licik ini bukan hanya menguras kas negara, tapi juga membunuh persaingan sehat di kalangan produsen rokok lokal yang berusaha bertahan di tengah tekanan regulasi dan pajak.

“Kalau gudang selalu sepi, tapi pita cukai ditebus dalam jumlah luar biasa, jelas ada yang janggal. Aparat penegak hukum tidak boleh tinggal diam,” tegas salah satu sumber terpercaya yang meminta namanya dirahasiakan.

Isu panas ini langsung memicu keresahan masyarakat. Praktik semacam ini ditakutkan menjadi bagian dari jaringan mafia pita cukai yang semakin mengakar di Madura. Terlebih, nama besar SM disebut-sebut memiliki “backing” kuat, sehingga sering lolos dari pengawasan aparat.

Kini publik menagih jawaban: di mana peran Bea Cukai Pusat, Kepolisian Republik Indonesia, dan Kejaksaan Agung RI? Skandal ini tak bisa lagi ditutup-tutupi. Jika benar PR Putra Madura Sejati hanya dijadikan kedok, maka pembongkaran besar-besaran adalah harga mati demi menyelamatkan uang negara dan menjaga keadilan industri rokok yang legal.

Skandal pita cukai ini bagaikan bom waktu. Publik menunggu – akankah aparat berani membongkarnya, atau justru membiarkan mafia terus berkuasa?

Berita Terkait

Rp80,9 Juta Dana Aktivis Pati Ditunda Jelang Aksi, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat
Anak 14 Tahun Diduga Dicabuli Berulang di Giligenting, Pria 60 Tahun Diamankan Polisi
Penanganan Kasus Penangkapan Rokok Ilegal Disorot, YCPCI Tantang Bea Cukai Madura Serius Kejar DPO
Ketua DPRD Sumenep Dikabarkan Mengadu ke Anggota DPR RI soal Perkara Pokir yang Ditangani Polresta Sumenep
Jejak Topan Diburu! Bea Cukai Madura Terbitkan Daftar Pencarian Orang
Birokrasi Ancam Gelar Aksi Besar-besaran, Penanganan Kasus Rokok Ilegal Bea Cukai Madura Disorot Tajam
Bea Cukai Madura Dilaporkan ke Tiga Instansi, Yayasan Cendekia Desak Dugaan Peran Inisial ATK Alias T Diusut Tuntas
Aktivis Gempur Desak Bea Cukai Madura Segera Amankan Sosok ATK

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Rp80,9 Juta Dana Aktivis Pati Ditunda Jelang Aksi, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Anak 14 Tahun Diduga Dicabuli Berulang di Giligenting, Pria 60 Tahun Diamankan Polisi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Penanganan Kasus Penangkapan Rokok Ilegal Disorot, YCPCI Tantang Bea Cukai Madura Serius Kejar DPO

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Ketua DPRD Sumenep Dikabarkan Mengadu ke Anggota DPR RI soal Perkara Pokir yang Ditangani Polresta Sumenep

Jumat, 21 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Jejak Topan Diburu! Bea Cukai Madura Terbitkan Daftar Pencarian Orang

Berita Terbaru