Polres Sumenep Pastikan Periksa Semua Terduga Kasus Korupsi Pokir DPRD

- Reporter

Jumat, 19 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Istimewa

Foto: Istimewa

Zero, Sumenep Polres Sumenep menegaskan akan memeriksa semua pihak yang disebut terlibat dalam dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Sumenep. Tidak ada pihak yang kebal hukum, termasuk sejumlah anggota dewan yang namanya tercantum dalam laporan aktivis Dear Jatim.

Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Agus Rusdiyanto, S.H, menyampaikan pihaknya tidak akan terpengaruh tekanan politik maupun intervensi. Semua nama anggota DPRD yang disebutkan dalam laporan akan dipanggil penyelidik.

“Kami pertegas, tidak ada yang kebal hukum. Semua nama yang disebutkan, termasuk IW, ZA, MHR, AM, MR, AHAM, dan DHF akan kami periksa. Ini bukan ancaman, ini prosedur hukum. Tidak ada kompromi,” tegas Agus, Jumat (19/9).

Agus menekankan, tindak pidana korupsi bukan persoalan administratif, melainkan kejahatan yang merugikan masyarakat. Karena itu, kepolisian memastikan penanganan kasus ini akan ditindaklanjuti secara menyeluruh.

“Kami tidak ingin perkara ini mandek. Justru kami ingin masyarakat tahu bahwa siapapun yang bermain dengan uang rakyat akan kami kejar. Kalau memang ada bukti kuat, tidak peduli status atau jabatannya, kami akan tetap proses,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menghalangi penyidikan.

“Kalau ada upaya menghambat atau mengintervensi, justru itu akan menjadi catatan hitam bagi mereka. Jangan sampai ada yang mencoba berlindung di balik kursi dewan. Hukum berlaku sama untuk semua,” tandasnya.

Selain itu, Agus menyatakan pihaknya membuka ruang bagi masyarakat maupun aktivis antikorupsi untuk menyerahkan bukti tambahan.

“Silakan serahkan bukti baru. Itu akan mempercepat proses. Jangan ada kesan seolah kami menutup-nutupi. Kami justru ingin kasus ini terang benderang,” jelasnya.

Menanggapi tudingan adanya perlambatan kasus Pokir, Agus memastikan seluruh laporan, termasuk perkara lain di Unit Tipidkor, tetap diproses sesuai prosedur.

“Tidak ada kasus yang kami kubur. Semua berproses. Jangan berspekulasi sebelum ada keputusan hukum yang sah. Prinsip kami sudah jelas, transparansi, akuntabilitas, dan keberanian menindak siapapun yang terlibat,” pungkasnya.

Penulis : Zakiyatul Maulidiyah

Editor : Fahrur Rozi

Berita Terkait

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan hingga TPPU
Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban
Tak Respon Konfirmasi Jurnalis, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dinilai Tidak Transparan Soal Dugaan Kasus Pokir
KUHP Baru Resmi Berlaku, Hubungan Seks di Luar Nikah Terancam Pidana
Nama AK Mencuat dalam Skandal BSPS Sumenep, Diduga Terima Rp100 Juta dari Tersangka
Kurir SPX di Kecamatan Bluto dan Pendamping Desa Saling Lapor, Polisi Lakukan Pendalaman
Polres Sumenep Masih Bungkam, Kasus Dugaan Penganiayaan Anak Tak Kunjung Tetapkan Tersangka
Kasi Humas Polres Sumenep Akui Kasus Kekerasan Anak Naik Penyidikan, Tapi Diam Saat Ditanya Penetapan Tersangka

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 02:37 WIB

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan hingga TPPU

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:31 WIB

Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:55 WIB

Tak Respon Konfirmasi Jurnalis, Wakil Ketua DPRD Sumenep Dinilai Tidak Transparan Soal Dugaan Kasus Pokir

Kamis, 1 Januari 2026 - 19:08 WIB

KUHP Baru Resmi Berlaku, Hubungan Seks di Luar Nikah Terancam Pidana

Kamis, 25 Desember 2025 - 06:42 WIB

Nama AK Mencuat dalam Skandal BSPS Sumenep, Diduga Terima Rp100 Juta dari Tersangka

Berita Terbaru