Kasus Ertiga Hilang di Sumenep: Kuasa Hukum Desak Polres Ungkap Jaringan Kriminal Bermodus Smart Key

- Reporter

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jecky Susanto, S.H

Jecky Susanto, S.H

SUMENEP – Tim hukum dari SAHID AND PARTNERS LAW OFFICE Surabaya mendesak Polres Sumenep untuk segera mengusut tuntas kasus raibnya mobil Suzuki Ertiga di Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Selasa (20/5).

Desakan ini muncul, setelah satu minggu berlalu kasus tersebut tanpa perkembangan berarti sejak mobil itu dilaporkan hilang dari sebuah bengkel milik warga bernama Ismail.

Mobil tersebut dilaporkan lenyap pada Minggu, 10 Mei 2025, dan hingga kini belum ada titik terang soal pelaku maupun dalang di balik pencurian itu.

“Laporan kami telah resmi teregister dengan nomor: L/PB/288/V/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM. Melihat kompleksitas kasus ini dan sistem keamanan kendaraan yang menggunakan teknologi smart key, maka pencurian secara manual nyaris mustahil tanpa keterlibatan jaringan kriminal,” ujar Jecky Susanto, S.H., kuasa hukum pelapor.

Jecky tidak hanya bicara soal kehilangan. Ia mengungkap serangkaian kejanggalan yang menandakan adanya dugaan kejahatan terorganisir:

Pertama, mobil yang masuk bengkel menggunakan pelat nomor B 2127 KZH, sedangkan STNK mencantumkan F 1131 OL. “Ini indikasi kuat pemalsuan dokumen. Pasal 263 KUHP jelas mengatur soal itu,” tegas Jecky.

Kedua, tanggal kejadian hilangnya mobil — 10 Mei 2025 — persis sama dengan tanggal pelunasan kendaraan tersebut di OTO Finance Sukabumi. Kebertepatan ini menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa.

Ketiga, mobil tersebut sudah berpindah tangan empat kali, padahal statusnya masih sebagai jaminan leasing. Perpindahan ini dianggap melanggar Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia.

Tim kuasa hukum memberi waktu tujuh hari kepada Polres Sumenep untuk menetapkan tersangka. Bila tidak ada langkah konkret, mereka berencana membawa kasus ini ke Polda Jawa Timur dan melaporkannya ke Divisi Propam.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan demi keadilan bagi korban,” tutup Jecky.

Berita Terkait

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum
16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih
Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Kasus Ertiga Hilang di Sumenep: Kuasa Hukum Desak Polres Ungkap Jaringan Kriminal Bermodus Smart Key

- Reporter

Selasa, 20 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jecky Susanto, S.H

Jecky Susanto, S.H

SUMENEP – Tim hukum dari SAHID AND PARTNERS LAW OFFICE Surabaya mendesak Polres Sumenep untuk segera mengusut tuntas kasus raibnya mobil Suzuki Ertiga di Desa Kebunan, Kecamatan Kota, Selasa (20/5).

Desakan ini muncul, setelah satu minggu berlalu kasus tersebut tanpa perkembangan berarti sejak mobil itu dilaporkan hilang dari sebuah bengkel milik warga bernama Ismail.

Mobil tersebut dilaporkan lenyap pada Minggu, 10 Mei 2025, dan hingga kini belum ada titik terang soal pelaku maupun dalang di balik pencurian itu.

“Laporan kami telah resmi teregister dengan nomor: L/PB/288/V/SPKT/POLRES SUMENEP/POLDA JATIM. Melihat kompleksitas kasus ini dan sistem keamanan kendaraan yang menggunakan teknologi smart key, maka pencurian secara manual nyaris mustahil tanpa keterlibatan jaringan kriminal,” ujar Jecky Susanto, S.H., kuasa hukum pelapor.

Jecky tidak hanya bicara soal kehilangan. Ia mengungkap serangkaian kejanggalan yang menandakan adanya dugaan kejahatan terorganisir:

Pertama, mobil yang masuk bengkel menggunakan pelat nomor B 2127 KZH, sedangkan STNK mencantumkan F 1131 OL. “Ini indikasi kuat pemalsuan dokumen. Pasal 263 KUHP jelas mengatur soal itu,” tegas Jecky.

Kedua, tanggal kejadian hilangnya mobil — 10 Mei 2025 — persis sama dengan tanggal pelunasan kendaraan tersebut di OTO Finance Sukabumi. Kebertepatan ini menimbulkan kecurigaan adanya rekayasa.

Ketiga, mobil tersebut sudah berpindah tangan empat kali, padahal statusnya masih sebagai jaminan leasing. Perpindahan ini dianggap melanggar Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia.

Tim kuasa hukum memberi waktu tujuh hari kepada Polres Sumenep untuk menetapkan tersangka. Bila tidak ada langkah konkret, mereka berencana membawa kasus ini ke Polda Jawa Timur dan melaporkannya ke Divisi Propam.

“Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional dan transparan demi keadilan bagi korban,” tutup Jecky.

Berita Terkait

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum
16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih
Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:53 WIB

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum

Rabu, 29 April 2026 - 08:36 WIB

16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WIB

Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page