Kasat Lantas Polres Sumenep Dituding Ikut Menelan Uang Pungli Lewat Oknum Polisi

- Reporter

Sabtu, 25 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : AKP Ninit Titis Dwiyati, Kasat Lantas Polres Sumenep

Foto : AKP Ninit Titis Dwiyati, Kasat Lantas Polres Sumenep

ZERO.CO.ID, SUMENEP – Dugaan praktik pungutan liar (pungli) di tubuh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sumenep kian menyeruak dan menimbulkan gelombang kekecewaan publik. Pasalnya, hingga kini Kasat Lantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dwiyati masih bungkam seribu bahasa, tanpa memberikan klarifikasi sedikit pun terkait ramainya dugaan pungli yang dilakukan oknum anggota Satlantas Polres Sumenep.(25/10/25)

Aktivis Sumenep Bagas Normahendra menilai sikap diam Kasat Lantas justru menguatkan dugaan bahwa praktik kotor itu benar-benar terjadi di lapangan.

“Bungkamnya Kasat Lantas sama saja dengan membenarkan. Ini bukan sekadar isu, tapi fakta yang saya alami sendiri,” tegas Bagas.

Bagas mengungkapkan, dirinya menjadi korban pungutan liar ketika mengurus administrasi balik nama dan ganti plat nomor polisi di lingkungan Satlantas Polres Sumenep.

Ia dimintai uang sebesar Rp300 ribu oleh seorang oknum petugas tanpa adanya nota atau bukti pembayaran resmi.

“Sebelum saya membayar, saya sengaja mengaktifkan kamera HP untuk merekam tanpa sepengetahuan petugas. Rekaman itu ada, dan menunjukkan dengan jelas praktik pungli yang dilakukan di ruang pelayanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bagas mengaku telah mengonfirmasi kepada beberapa warga lain yang juga melakukan proses administrasi serupa, dan mereka mengaku dimintai uang dengan nominal yang sama.
“Artinya ini bukan kasus tunggal. Ini sistemik, sudah jadi budaya di internal Satlantas,” imbuhnya.

Tak hanya itu, praktik serupa juga diduga terjadi di Satpas Polres Sumenep, di mana para calo dengan terang-terangan menawarkan jasa pembuatan SIM instan tanpa tes maupun antrean.

“Ini jelas melanggar SOP Korlantas Polri. Kalau sistemnya sehat, tidak mungkin calo bisa bebas berkeliaran di area pelayanan,” kata Bagas dengan nada tajam.

Ia menambahkan, berbagai bukti rekaman dan testimoni masyarakat telah dikumpulkan sebagai fakta kuat adanya pungli di tubuh Satlantas Polres Sumenep.

Lebih jauh, Bagas juga menyebut akan mengungkap aliran dana mencurigakan dari beberapa unit, termasuk dari Samsat hingga ke struktur pimpinan satuan, yang diduga menjadi jalur distribusi hasil pungli.

“Kami akan bongkar semuanya. Ini bukan sekadar tentang uang tiga ratus ribu, tapi tentang moral dan integritas aparat penegak hukum. Kalau polisi saja korup di level pelayanan publik, bagaimana rakyat bisa percaya pada keadilan?” tutupnya.

Penulis : Andika

Berita Terkait

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim
Aset Miliaran Tak Terlacak, Aktivis Soroti Tata Kelola Dinas Perikanan Sumenep
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting
Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Tunjangan Profesi Guru di Sumenep
Polemik Arisan Get di Sumenep, Anggota Keluhkan Pencairan Dana Dipersulit hingga Dugaan Diskriminasi
Dua Kali Mangkir, Kasus Proyek PUPR Pamekasan Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 02:14 WIB

KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai

Selasa, 7 April 2026 - 16:13 WIB

Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Aset Miliaran Tak Terlacak, Aktivis Soroti Tata Kelola Dinas Perikanan Sumenep

Jumat, 3 April 2026 - 17:38 WIB

KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:56 WIB

Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Tunjangan Profesi Guru di Sumenep

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

You cannot copy content of this page