Datangi Inspektorat Sumenep, Gaki Jatim Minta Audit Dana Desa Batang-Batang Daya

- Reporter

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gaki Jatim, Farid Azziyadi

Ketua Gaki Jatim, Farid Azziyadi

SUMENEP – Gugus Anti Korupsi Indonesia Jawa Timur (GAKI Jatim) mendatangi Kantor Inspektorat Sumenep, dengan satu misi jelas: mendesak audit dana desa di Batang-batang Daya, Rabu (28/5).

Mereka menyoroti pengelolaan Dana Desa (DD) senilai Rp5 miliar yang mengalir ke desa tersebut selama 2021 hingga 2024.

GAKI Jatim Cium Indikasi Ketidaksesuaian DD

Ketua GAKI Jatim, Ach. Farid Azziyadi, menegaskan kehadiran mereka bukan tanpa alasan. Ia mencium indikasi ketidaksesuaian dalam penggunaan Dana Desa Batang-batang Daya dan menilai pengawasan selama ini masih lemah.

“Mengajukan permohonan audit investigasi atas penggunaan Dana Desa di Desa Batang-batang daya, Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep, mulai tahun anggaran 2021-2024 dikarenakan jumlahnya relatif besar baik tiap tahunnya maupun secara akumulatif, kurang lebih 5 miliar dalam kurun waktu 4 tahun,” tegas Farid di depan Inspektorat Sumenep.

Pertanyakan RAB dan SPJ

GAKI Jatim mempertanyakan apakah penggunaan dana desa di Batang-batang Daya sesuai RAB, SPJ tahunan, dan aturan dalam UU Desa serta Permendagri yang berlaku.

Farid menyebut pengelolaan anggaran publik seperti ini tak bisa dibiarkan mengambang tanpa kejelasan dan audit transparan.

“Apakah pelaksanaan dana desa di desa Batang-batang Daya sudah sesuai dengan Rincian Anggaran Biaya (RAB)? Apakah semua penggunaan dana desa di desa Batang-batang Daya sudah sesuai dengan peruntukannya dan sesuai dengan SPJ tiap tahunnya, dari tahun 2021-2024?” tanyanya.

Farid mendesak Inspektorat Sumenep segera menurunkan tim auditor untuk melakukan audit investigatif menyeluruh terhadap Dana Desa Batang-batang Daya. Ia juga meminta tindakan tegas apabila ditemukan penyimpangan.

“Sangat penting Inspektorat Kabupaten Sumenep melalui tim auditornya untuk melakukan audit investigasi secara menyeluruh dan khusus. Jika dalam proses audit investigasi ditemukan dugaan penyimpangan dan atau perbuatan melawan hukum, Gugus Antikorupsi Indonesia meminta agar tim auditor mengeluarkan rekomendasi khusus kepada aparat penegak hukum, baik ke kejaksaan maupun ke kepolisian,” ujarnya.

Proses Sesuai Mekanisme Hukum

Menanggapi hal tersebut, Inspektorat Sumenep menyatakan akan memproses permohonan GAKI Jatim sesuai mekanisme hukum.

“Implementasi atas permohonan ini mengacu pada PP nomor 12 tahun 2017 yang mengatur tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah,” terang Ananta Yuniarto, Inspektur Pembantu Investigasi dan Pengaduan Masyarakat Inspektorat Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Informasi Warga Bantu Polisi Ungkap Peredaran Miras di Sapeken
Diduga Milik Ayah Anggota DPRD, Tambang Ilegal di Sumenep Beroperasi Bebas
Babak Baru Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp2,9 Miliar, Kejari Geledah Kantor PUPR Pamekasan
Sudah Dilaporkan Sejak Juli 2026, Kasus Pembobolan SDN Banyubulu 3 Belum Juga Terungkap
Kasus Perusakan Lahan di Bulangan Barat jadi PR Kapolres Pamekasan yang Baru
Oknum LC di Sumenep Berinisial S Dilaporkan ke Polisi, Diduga Cemarkan Nama Baik di Media Sosial
Alam Sumenep Terus Dikeruk, Galian C Menjamur di Tiga Kecamatan, Siapa Membiarkan?
Dari Rp4,19 Miliar ke Rp2,20 Miliar: LHKPN Kapolresta Sumenep Berubah Drastis

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Informasi Warga Bantu Polisi Ungkap Peredaran Miras di Sapeken

Rabu, 5 Agustus 2026 - 08:14 WIB

Diduga Milik Ayah Anggota DPRD, Tambang Ilegal di Sumenep Beroperasi Bebas

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Babak Baru Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp2,9 Miliar, Kejari Geledah Kantor PUPR Pamekasan

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Sudah Dilaporkan Sejak Juli 2026, Kasus Pembobolan SDN Banyubulu 3 Belum Juga Terungkap

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Kasus Perusakan Lahan di Bulangan Barat jadi PR Kapolres Pamekasan yang Baru

Berita Terbaru