Polres Pamekasan Didemo Forkot, 4 Dugaan Pelanggaran Hukum Jadi Sorotan

- Reporter

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) melakukan aksi demonstrasi ke Mapolres kabupaten Pamekasan, Madura.

Aktivis yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) melakukan aksi demonstrasi ke Mapolres kabupaten Pamekasan, Madura.

PAMEKASAN – Aktivis yang tergabung dalam Forum Kota (Forkot) melakukan aksi demonstrasi ke Mapolres kabupaten Pamekasan, Madura.

Kedatangan massa aksi kali ini tampak diperlakukan secara khusus oleh kepolisian, beda dengan penyambutan aksi demonstrasi yang sebelum-sebelumnya.

Pasalnya, massa aksi Forkot Pamekasan digiring mobil patwal langsung ke halaman Mapolres dan dilakukan pemeriksaan kelengkapan kendaraan secara tiba-tiba, sedangkan pintu gerbang langsung ditutup dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.

Suasana aksi demonstrasi kali ini terasa sangat menegangkan dan massa aksi terlihat ketakutan atas penyambutan polisi yang tidak seperti biasanya.

Kemudian, Ketua Forkot Pamekasan, Samsul Arifin dengan suara lantang mengarahkan massa aksi untuk membiarkan kendaraannya terlebih dahulu dan meminta kembali satu barisan untuk fokus mengawal persoalan penegakan hukum di Polres Pamekasan.

“Kami ingin menyampaikan beberapa persoalan yang ada di kota gerbang salam ini, mulai dari maraknya peredaran Narkoba, Galian C ilegal, dugaan pungli pembuatan SIM, dan dugaan pembuatan surat-surat mobil bodong,” kata Samsul dalam orasinya di halaman Polres Pamekasan, Selasa 27 Mei 2025.

“Ditambah lagi dengan maraknya penangkapan pengedar narkoba di Pamekasan, akan tetapi beredar kabar dalam BAP diduga pengedar diturunkan statusnya menjadi pemakai, bahkan muncul dugaan ada yang dilepas,” ungkapnya.

Mantan aktivis PMII Jawa Timur tersebut menyampaikan bahwa dari beberapa serangkain peristiwa itu forkot mendukung penuh Polres Pamekasan untuk menindak oknum-oknum nakal yang berani melawan hukum dan kode etik.

“Kami berharap Polres Pamekasan harus melakukan penegakan hukum secara tegas tanpa pandang bulu, termasuk kepada bawahannya, bila terbukti melakukan pelanggaran hukum,” pungkasnya.

Setelah melakukan orasi, Ketua Samsul diajak diskusi tertutup dengan Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto, beserta jajaran Kasat dari Reskrim, Narkoba dan Lantas.

Adapun tuntutan aksi Forkot Pamekasan sebagai berikut ;

1. Tangkap bandar narkoba bukan hanya Pengecer dan pengguna,

2. Evaluasi oknum yang diduga bermain-main dalam penindakan narkoba,

3. Hentikan kegiatan tambang Galian C llegal di Kabupaten Pamekasan,

4. Hentikan praktik pungli dll.

Berita Terkait

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum
16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih
Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK
KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Pengusaha Rokok Terkait Dugaan Suap Cukai
Aktivis Dear Jatim Laporkan Dugaan Korupsi Dinas PUTR Sumenep ke Polda Jatim
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:53 WIB

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum

Rabu, 29 April 2026 - 08:36 WIB

16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WIB

Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page