Dugaan Penyimpangan Dana Desa Saroka Rp334 Juta Jadi Sorotan Publik

- Reporter

Selasa, 18 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Gambar Ilustrasi

Foto : Gambar Ilustrasi

ZERO.CO.ID, SUMENEP – Dugaan penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) Tahap I Tahun 2025 di Desa Saroka, Kecamatan Saronggi, Kabupaten Sumenep, kembali memicu gelombang protes. Aktivis pemerhati desa, Zainul, menilai terdapat indikasi kuat praktik bancakan anggaran dalam laporan pertanggungjawaban (LPJ) desa.

Berdasarkan dokumen resmi sistem monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Desa Saroka menerima alokasi DD senilai Rp823.131.000. Namun, LPJ desa hanya mencatat Rp488.939.814. Selisih sekitar Rp334 juta itu, menurut Zainul, bukan sekadar kesalahan administratif, melainkan indikasi permainan anggaran yang terstruktur.

“Ini bukan kelalaian. Ada uang rakyat yang hilang, dan ini bukan pertama kalinya terjadi di desa ini,” tegas Zainul, Selasa (18/11/2025).

Warga Desa Saroka mengaku resah karena laporan penggunaan anggaran jarang disosialisasikan. “Kita tidak pernah tahu berapa anggaran desa dan dipakai apa saja. Tiba-tiba muncul masalah seperti ini,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut nama.

Minimnya transparansi dalam perencanaan dan pelaporan anggaran menjadi sorotan utama. Zainul menegaskan akan membawa dugaan penyimpangan ini ke KPK dan mengawal prosesnya hingga tuntas.

“Saya pastikan ini akan saya bawa ke KPK. Dana desa itu amanah publik, bukan warisan untuk dibagi-bagi,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah Desa Saroka belum memberikan klarifikasi resmi terkait selisih anggaran tersebut. Zainul berharap penyelidikan KPK dapat berjalan objektif dan profesional, serta pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan tindakan mereka secara hukum.

Berita Terkait

JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”
6 Penasehat Hukum Siap Bela Kurir SPX yang Diduga Dianiaya Oknum Pendamping Desa
Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi
Viral di Sumenep: Penganiayaan Kurir Bikin Warga Geram
Satlantas Polres Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Universitas Wiraraja
Polemik UNIBA Madura Makin Panas: Mahasiswa Ungkap Ketakutan Atas Tekanan Akademik dari Rektor
Rektor UNIBA Madura Dianggap Lempar Batu Sembunyi Tangan dalam Polemik Denda
Heboh! Ketua Panitia Duta Kampus UNIBA Madura Diduga Memeras Mahasiswa Rp 50 Ribu, Senat Langsung Bertindak!

Berita Terkait

Minggu, 30 November 2025 - 11:44 WIB

JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”

Jumat, 28 November 2025 - 12:35 WIB

6 Penasehat Hukum Siap Bela Kurir SPX yang Diduga Dianiaya Oknum Pendamping Desa

Jumat, 28 November 2025 - 09:53 WIB

Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi

Rabu, 26 November 2025 - 04:44 WIB

Satlantas Polres Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Universitas Wiraraja

Minggu, 23 November 2025 - 02:46 WIB

Polemik UNIBA Madura Makin Panas: Mahasiswa Ungkap Ketakutan Atas Tekanan Akademik dari Rektor

Berita Terbaru