Kasus Penganiayaan Kurir SPX di Bluto Memanas, Kapolsek Beri Sinyal Kuat Penetapan Tersangka

- Reporter

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H.,

Foto : Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H.,

Zero.co.id, Sumenep – Penanganan dugaan penganiayaan terhadap kurir SPX, Moh. Latif Syarifuddin, terus menjadi sorotan publik. Peristiwa yang terjadi pada Rabu, 26 November 2025, di Dusun Negara, Desa Bumbungan, Kecamatan Bluto, kini memasuki fase penanganan yang semakin serius oleh aparat penegak hukum.

Kapolsek Bluto AKP Agus Sugito, S.H., M.H., memastikan bahwa pihaknya telah menjalankan proses hukum sesuai standar operasional (SOP). Setelah laporan polisi diterima, Polsek Bluto langsung melakukan rangkaian klarifikasi terhadap sejumlah saksi dan korban serta mengarahkan korban untuk melakukan visum sebagai dasar penguatan alat bukti.

“Penganiayaan yang dilakukan oleh oknum warga Bumbungan sudah kami tangani sesuai SOP. Setelah laporan polisi kami terima, kami mengarahkan korban untuk melakukan visum dan melakukan klarifikasi terhadap saksi serta korban,” jelas Kapolsek, Minggu (07/12/25).

Kapolsek juga membenarkan bahwa korban sempat dirawat di Puskesmas Bluto dan tidak mampu melakukan aktivitas karena kondisi fisiknya pasca dugaan penganiayaan tersebut.

“Benar, korban sempat dirawat di Puskesmas dan tidak bisa melakukan aktivitas. Kondisi itu juga menjadi bagian dari pertimbangan kami dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Terkait kehadiran terlapor, Kapolsek mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan klarifikasi. Namun, terlapor tidak hadir dengan alasan masih menunggu penasehat hukumnya.

“Kami tidak akan mengulur-ulur waktu. Jika terlapor tetap tidak hadir dan menurut kami sudah ada unsur pidananya, besok kami ajukan gelar perkara di Polres agar dinaikkan ke penyidikan. Kami juga akan mencantumkan ketidakhadiran terlapor dalam undangan klarifikasi tersebut,” ujarnya.

Kapolsek menegaskan bahwa apabila perkara resmi naik ke tahap penyidikan, pihaknya siap mengambil langkah tegas.

“Jika nanti sudah naik sidik, kami akan melakukan pemeriksaan lanjutan dan secepatnya menetapkan tersangka. Jika tidak ada iktikad baik, kami akan melakukan upaya kepolisian seperti penangkapan, penyitaan, maupun penahanan,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan kepada aparat kepolisian.

“Kami bekerja sesuai aturan. Mohon masyarakat bersabar. Kami pastikan penanganan dilakukan secara profesional.”

Perwakilan Kuasa Hukum korban, Mahbub Junaidi, S.H., memberikan apresiasi terhadap langkah cepat dan ketegasan Polsek Bluto dalam menangani kasus yang mendapat perhatian luas tersebut.

“Kami mengapresiasi langkah cepat dan profesionalisme Kapolsek Bluto beserta jajarannya. Respons cepat ini menunjukkan komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum bagi masyarakat,” tuturnya.

Kasus ini terus berkembang, dan publik kini menantikan tindak lanjut kepolisian terkait penetapan tersangka dan proses penyidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan
Distribusi MBG di SPPG Aing Baja Raja Tak Sepenuhnya Sesuai SOP, Keluhan Wali Murid Soal Apel Mencuat
Kepala SPPG Aing Baja Raja Respon Keluhan Wali Murid terkait Program MBG di TK Mambaul Hikmah dan MI Almubtadiin I
Ironi Makan Bergizi Gratis: Siswa Terima Telur dan Buah Busuk, SPPG Aing Baja Raje Juga Dilaporkan Dear Jatim ke BGN
Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban
Begini Roadmap Milad Ke-26 DPP FKMSB Nasional, Yuk Intip
Aduan Resmi Masuk, Bukti Siap Dibuka: BK DPRD Pamekasan Diminta Bertindak Tegas
Dandim 0826/Pamekasan dan Lora Abbas Gelar Pengajian Rutin Bersama Prajurit dan PNS

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIB

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:31 WIB

Distribusi MBG di SPPG Aing Baja Raja Tak Sepenuhnya Sesuai SOP, Keluhan Wali Murid Soal Apel Mencuat

Minggu, 11 Januari 2026 - 05:52 WIB

Kepala SPPG Aing Baja Raja Respon Keluhan Wali Murid terkait Program MBG di TK Mambaul Hikmah dan MI Almubtadiin I

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:17 WIB

Ironi Makan Bergizi Gratis: Siswa Terima Telur dan Buah Busuk, SPPG Aing Baja Raje Juga Dilaporkan Dear Jatim ke BGN

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:31 WIB

Solar Subsidi Disedot Mafia, Petani dan Nelayan Sumenep Jadi Korban

Berita Terbaru