Kapus Bluto Pastikan Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Skandal Oknum Bidan

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dugaan skandal asmara yang menyeret seorang bidan berinisial YS di lingkungan Puskesmas Bluto, Kabupaten Sumenep, mulai ditindaklanjuti secara resmi, Minggu (11/5).

Kepala Puskesmas Bluto, dr. Rifmi Utami, menegaskan bahwa proses klarifikasi dan pemeriksaan internal sudah dijalankan sesuai prosedur.

“Saya sudah memanggil staf saya, dan telah dilakukan pemeriksaan, berita acara pemeriksaan telah dilaporkan ke Dinkes,” tegas dr. Rifmi.

angkah ini diambil menyusul mencuatnya kabar penggerebekan terhadap YS oleh suaminya sendiri, yang diketahui bertugas di Polres Sumenep. Kejadian itu berlangsung di rumah kontrakan YS di wilayah Bluto, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dugaan adanya hubungan terlarang bermula dari laporan sejumlah warga yang mencurigai aktivitas tak wajar di rumah tersebut. Salah seorang warga, Muslim, mengungkapkan bahwa pria berinisial WS sering terlihat keluar masuk rumah YS secara diam-diam.

“WS masuk ke rumah YS dan menutup pintu secara perlahan. Kami langsung menghubungi suaminya yang sedang berdinas di Polsek Saronggi,” ujar Muslim, dilansir dari nnews9, Minggu (11/5).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sang suami datang secara diam-diam dan berhasil memergoki WS berada di dalam rumah bersama istrinya. WS pun langsung melarikan diri dari lokasi.

Dugaan hubungan YS dan WS disebut sudah berlangsung lama, bahkan dikabarkan dimulai sejak 2012. Nama YS juga pernah dikaitkan dengan pria lain berinisial MR, yang disebut sebagai oknum anggota TNI.

Pihak puskesmas kini menyerahkan sepenuhnya proses lebih lanjut ke Dinas Kesehatan dan institusi terkait. Warga berharap agar ada tindakan yang adil dan transparan dalam penanganan kasus ini.

Di sisi lain, Kadinkes Sumenep Drg Ellya Fardasah saat dimintai keterangan mengenai hal ini, masih enggan untuk memberikan klarifikasi, terlihat pesan singkat WhatsApp yang dikirm oleh redaksi TimesIN sudah dibaca, tanpa ada respon sama sekali.

Berita Terkait

Istri Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Dipolisikan Kasus Penipuan Investasi MBG Rp288 Juta
Gift TikTok Purbaya Kembali Disorot, Pengamat Minta KPK Beri Klarifikasi
26 Tahun FKMSB, PAB 2026 Jadi Ujian Regenerasi Organisasi
Bocah 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan hingga Babak Belur, Terdakwa Kisman Jalani Persidangan
Sembilan Tuntutan GMS Menghantam Inspektorat Sumenep, dari Audit Investigatif hingga Copot Inspektur
Purbaya Dicopot, Pernyataan Noel soal “Anjing Liar” Kembali Mengemuka
Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan

Kapus Bluto Pastikan Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Skandal Oknum Bidan

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Dugaan skandal asmara yang menyeret seorang bidan berinisial YS di lingkungan Puskesmas Bluto, Kabupaten Sumenep, mulai ditindaklanjuti secara resmi, Minggu (11/5).

Kepala Puskesmas Bluto, dr. Rifmi Utami, menegaskan bahwa proses klarifikasi dan pemeriksaan internal sudah dijalankan sesuai prosedur.

“Saya sudah memanggil staf saya, dan telah dilakukan pemeriksaan, berita acara pemeriksaan telah dilaporkan ke Dinkes,” tegas dr. Rifmi.

angkah ini diambil menyusul mencuatnya kabar penggerebekan terhadap YS oleh suaminya sendiri, yang diketahui bertugas di Polres Sumenep. Kejadian itu berlangsung di rumah kontrakan YS di wilayah Bluto, sekitar pukul 22.00 WIB.

Dugaan adanya hubungan terlarang bermula dari laporan sejumlah warga yang mencurigai aktivitas tak wajar di rumah tersebut. Salah seorang warga, Muslim, mengungkapkan bahwa pria berinisial WS sering terlihat keluar masuk rumah YS secara diam-diam.

“WS masuk ke rumah YS dan menutup pintu secara perlahan. Kami langsung menghubungi suaminya yang sedang berdinas di Polsek Saronggi,” ujar Muslim, dilansir dari nnews9, Minggu (11/5).

Informasi yang beredar menyebutkan bahwa sang suami datang secara diam-diam dan berhasil memergoki WS berada di dalam rumah bersama istrinya. WS pun langsung melarikan diri dari lokasi.

Dugaan hubungan YS dan WS disebut sudah berlangsung lama, bahkan dikabarkan dimulai sejak 2012. Nama YS juga pernah dikaitkan dengan pria lain berinisial MR, yang disebut sebagai oknum anggota TNI.

Pihak puskesmas kini menyerahkan sepenuhnya proses lebih lanjut ke Dinas Kesehatan dan institusi terkait. Warga berharap agar ada tindakan yang adil dan transparan dalam penanganan kasus ini.

Di sisi lain, Kadinkes Sumenep Drg Ellya Fardasah saat dimintai keterangan mengenai hal ini, masih enggan untuk memberikan klarifikasi, terlihat pesan singkat WhatsApp yang dikirm oleh redaksi TimesIN sudah dibaca, tanpa ada respon sama sekali.

Berita Terkait

Istri Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Dipolisikan Kasus Penipuan Investasi MBG Rp288 Juta
Gift TikTok Purbaya Kembali Disorot, Pengamat Minta KPK Beri Klarifikasi
26 Tahun FKMSB, PAB 2026 Jadi Ujian Regenerasi Organisasi
Bocah 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan hingga Babak Belur, Terdakwa Kisman Jalani Persidangan
Sembilan Tuntutan GMS Menghantam Inspektorat Sumenep, dari Audit Investigatif hingga Copot Inspektur
Purbaya Dicopot, Pernyataan Noel soal “Anjing Liar” Kembali Mengemuka
Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:55 WIB

Istri Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Dipolisikan Kasus Penipuan Investasi MBG Rp288 Juta

Senin, 21 September 2026 - 01:28 WIB

Gift TikTok Purbaya Kembali Disorot, Pengamat Minta KPK Beri Klarifikasi

Minggu, 20 September 2026 - 16:37 WIB

26 Tahun FKMSB, PAB 2026 Jadi Ujian Regenerasi Organisasi

Sabtu, 19 September 2026 - 10:47 WIB

Bocah 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan hingga Babak Belur, Terdakwa Kisman Jalani Persidangan

Kamis, 17 September 2026 - 04:54 WIB

Sembilan Tuntutan GMS Menghantam Inspektorat Sumenep, dari Audit Investigatif hingga Copot Inspektur

Berita Terbaru

Foto: Peserta PAB FKMSB Pamekasan 2026 mengikuti rangkaian closing ceremony pengaderan di Yayasan Hidayatul Ulum, Mapper, Proppo, Pamekasan. (Dok. FKMSB)

News

26 Tahun FKMSB, PAB 2026 Jadi Ujian Regenerasi Organisasi

Minggu, 20 Sep 2026 - 16:37 WIB