Inisial MA Disebut Dalam Potongan BAP Tersangka Korupsi BSPS Sumenep

- Reporter

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Kantor DPRD Jawa Timur

Foto : Kantor DPRD Jawa Timur

Zero.co.id, Sumenep – Nama inisal MA, yang kini diduga menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur, muncul dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) terkait kasus dugaan korupsi Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Sumenep.

Menurut sumber terpercaya yang enggan disebutkan namanya, BAP tersangka RP mengungkapkan beberapa rincian terkait mekanisme pemotongan dana bantuan. Ia menyebutkan bahwa pengajuan program BSPS dilakukan sejak 2022 hingga 2024, dan pemotongan dana dari kepala desa bervariasi antara Rp1,4 juta hingga Rp7,5 juta. Komitmen hasil pemotongan diberikan kepada pengusul, oknum pendamping, oknumkepala desa, oknum LSM/media, dinas, dan Korkab, serta beberapa kepala desa yang tidak menerima apapun, hanya membantu warganya sendiri.

Tersangka RP menegaskan bahwa beberapa nama pengusul lain juga terlibat, termasuk HW, WD, AM, FJ, dan HS. Menurut BAP, HS disebut memberikan sebagian dana kepada MA Tenaga Ahli (TA) pusat, sementara pengusul lainnya disalurkan ke AHM. Besaran pemotongan untuk tiap penerima bervariasi antara Rp3 juta hingga Rp4 juta per kepala desa.

Muhammad Sutrisno, aktivis dari Dear Jatim, mendesak Kejaksaan Tinggi Jawa Timur untuk segera mengembangkan penyidikan dan memeriksa semua pihak yang terlibat, termasuk nama-nama yang disebut dalam BAP.

Sebelumnya, Kejati Jatim telah menetapkan enam tersangka dalam kasus dugaan korupsi BSPS di Sumenep. Kasus ini diperkirakan merugikan negara hingga Rp26,32 miliar. Penetapan tersangka dilakukan bertahap: empat tersangka pertama ditetapkan pada Oktober 2025, satu tambahan pada November 2025, dan tersangka keenam mantan Tenaga Ahli Anggota DPR RI periode 2019–2024 ditetapkan pada Januari 2026.

Berita Terkait

UI Tegaskan Pria yang Memaki Polisi di Mabes Polri Bukan Mahasiswanya, Kampus Tetap Hormati Hak Demonstrasi
Kasus Dugaan Pemerkosaan Dai Muda di Pamekasan Masuk Tahap Pendalaman Penyidik
PAMDAS Sumenep Tebar Berkah Ramadhan: 325 Anak Yatim Disantuni dalam Gelaran Spektakuler
Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C
Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?
Kepala DKPP Sumenep Tancap Gas Perkuat Sinergi di Kementan Pertanian RI
Pemkab Sumenep ‘Gila’ Festival: Anggaran Miliaran Menguap di Panggung Hiburan, Kemiskinan Rakyat Hanya Jadi Angka Jualan?
Dugaan Korupsi BSPS Meledak, Sekretaris Salah Satu Parpol di Sumenep Dikabarkan Aman Karena ‘Pembeking’

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:37 WIB

UI Tegaskan Pria yang Memaki Polisi di Mabes Polri Bukan Mahasiswanya, Kampus Tetap Hormati Hak Demonstrasi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:45 WIB

Kasus Dugaan Pemerkosaan Dai Muda di Pamekasan Masuk Tahap Pendalaman Penyidik

Sabtu, 28 Februari 2026 - 14:33 WIB

PAMDAS Sumenep Tebar Berkah Ramadhan: 325 Anak Yatim Disantuni dalam Gelaran Spektakuler

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:31 WIB

Inisial MA Disebut Dalam Potongan BAP Tersangka Korupsi BSPS Sumenep

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:21 WIB

Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page