RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Layanan Fisioterapi Berkualitas dan Humanis

- Reporter

Sabtu, 2 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : dr. Erliyati, M.Kes (Direktur Utama RSUD dr. H. Moh Anwar

Foto : dr. Erliyati, M.Kes (Direktur Utama RSUD dr. H. Moh Anwar

SUMENEP, Zero.co.id — Pelayanan kesehatan bukan sekadar prosedur medis. Ia adalah seni merawat harapan. Inilah yang dirasakan para pasien di Poli Fisioterapi RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, tempat di mana empati dan keahlian menyatu dalam proses pemulihan.

Setiap harinya, para tenaga kesehatan (nakes) di poli ini menangani puluhan pasien dengan beragam keluhan: mulai dari saraf kejepit, stroke, cedera otot, hingga gangguan sendi. Namun lebih dari itu, mereka hadir dengan senyum, kesabaran, dan ketulusan yang menjadi bagian dari terapi itu sendiri.

“Saya datang pertama kali dalam kondisi nyeri dan tidak bisa berjalan normal. Tapi semangat saya tumbuh kembali karena pelayanan yang ramah dan perhatian dari para fisioterapis di sini,” ungkap Pak Rahman, pasien asal Bluto yang menderita saraf kejepit.

Dengan pendekatan terapi individual, suasana ruang yang nyaman, serta peralatan medis yang terus diperbarui, Poli Fisioterapi RSUD Sumenep menjelma menjadi ruang harapan bagi banyak orang. Di tangan para nakes yang berdedikasi, proses pemulihan terasa lebih ringan dan manusiawi.
“Kami berusaha memberikan pelayanan yang tidak hanya fokus pada penyembuhan fisik, tetapi juga membangun semangat dan motivasi pasien agar cepat pulih,” ujar salah satu fisioterapis RSUD Sumenep.

Pelayanan cepat, komunikatif, dan penuh empati menjadi ciri khas poli ini. Banyak pasien dan keluarga mengaku merasa lebih percaya diri dan optimistis menjalani terapi.“Setelah terapi rutin di sini, saya bisa kembali jalan perlahan. Terima kasih untuk semua nakes Poli Fisioterapi,” tutur salah satu pasien stroke yang kini sedang dalam masa pemulihan.

RSUD Sumenep juga berkomitmen memperkuat layanan rehabilitasi medik agar masyarakat tidak perlu mencari pengobatan ke luar daerah. Didukung oleh tenaga profesional dan sarana modern, poli ini menjadi pilihan utama masyarakat Sumenep dan sekitarnya.
“Saya datang dengan kondisi nyeri pinggang luar biasa karena saraf kejepit. Setelah beberapa kali terapi, rasa sakitnya jauh berkurang. Petugasnya sabar, ramah, dan benar-benar ahli,” ungkap Pak Tris dari Kecamatan Pragaan.
“Anak saya stroke ringan dan awalnya tidak bisa mengangkat tangan. Tapi setelah beberapa sesi terapi, gerakannya mulai kembali. Terima kasih untuk semua tim fisioterapi yang luar biasa,” tambah Ibu Rina dari Guluk-Guluk.

Lebih dari sekadar tenaga medis, para fisioterapis di RSUD Sumenep hadir sebagai pendamping harapan. Dengan pendekatan yang humanis, pasien merasa dihargai bukan hanya sebagai individu yang sakit, tapi sebagai manusia seutuhnya.
“Saya merasa seperti diperlakukan bukan sebagai pasien, tapi sebagai keluarga. Mereka tidak hanya menyentuh tubuh, tapi juga hati kami,” ucap IM, pasien saraf kejepit yang rutin menjalani terapi sendi.

Direktur Utama RSUD Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyatakan bahwa peningkatan kualitas SDM terus menjadi fokus utama rumah sakit, termasuk dalam layanan fisioterapi.

“Kami ingin seluruh layanan menjadi pusat pemulihan yang mengutamakan kenyamanan dan keselamatan pasien. Kenaikan status rumah sakit menjadi Tipe B adalah prestasi sekaligus tantangan besar untuk terus berbenah,” tegasnya.

Lebih dari sekadar transformasi fasilitas, RSUD Sumenep membangun budaya kerja yang profesional, responsif, dan menyentuh sisi kemanusiaan.
“Kami ingin setiap pasien merasa dilayani dengan hati. Karena rumah sakit bukan sekadar tempat berobat, tetapi tempat orang berharap untuk sembuh dan diperlakukan dengan penuh empati,” tutup dr. Erliyati.

Berita Terkait

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan
Banyak Alasan, Minim Kepastian: Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Bluto Dipertanyakan
RSUD Sumenep Dapat Apresiasi, Tangani Cepat Aktivis Mahasiswa Korban Kecelakaan
Bukan Cuma Bersih, RSUD Sumenep Dorong Budaya Hidup Sehat untuk Semua
Dirut RSUD Mundur! Polres Sumenep Soroti Dugaan Korupsi BLUD RSUD Usai Laporan Dear Jatim
Belanja RSUD Anwar Dinilai Janggal, Aktivis Minta Segera Audit
Kadinkes Jatim : Cek Kesehatan Gratis Dilaksanakan Berdasarkan Siklus Hidup
Jelang Launching Program Kesehatan Gratis oleh Presiden Prabowo Pj Gubernur Jatim Tinjau Kesiapan Puskesmas Jagir

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:46 WIB

Bersuara Soal Telur dan Apel Busuk, Wali Murid MBG Diduga Dapat Tekanan dari Pihak Yayasan

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:13 WIB

Banyak Alasan, Minim Kepastian: Penanganan Kasus Penganiayaan di Polsek Bluto Dipertanyakan

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:48 WIB

RSUD Sumenep Dapat Apresiasi, Tangani Cepat Aktivis Mahasiswa Korban Kecelakaan

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:36 WIB

Bukan Cuma Bersih, RSUD Sumenep Dorong Budaya Hidup Sehat untuk Semua

Sabtu, 2 Agustus 2025 - 17:23 WIB

RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Buktikan Layanan Fisioterapi Berkualitas dan Humanis

Berita Terbaru