Aktivis Soroti Pabrik Rokok Ilegal Jimbun di Pamekasan, Siap Laporkan ke Kanwil Bea Cukai

- Reporter

Kamis, 21 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zero.co.id, Pamekasan – Peredaran rokok ilegal merek Jimbun di Pamekasan dinilai semakin masif. Namun, sorotan kali ini tidak hanya tertuju pada pedagang kecil, melainkan juga pada dugaan keberadaan pabrik rokok tanpa cukai yang disebut-sebut berada di Desa Bujur Barat, Kecamatan Batumarmar.

Mengingat belum lama ini madura digemparkan dengan operasi penutupan sejumlah PR dan operasi yang dilakukan oleh Satgas di sejumlah PR, maka perlu menjadi atensi perusahaan rokok yang memproduksi rokok jimbun agar tidak semakin mengakar diberbagai provinsi di Indonesia.

Aktivis Dear Jatim menegaskan, pemberantasan rokok ilegal tidak akan tuntas apabila aparat hanya menyisir pengecer. Menurutnya, akar masalah berada pada pabrikan rokok Jimbun yang beroperasi secara diam-diam.

“Kalau hanya menyisir warung atau toko kecil, itu sama saja tidak menyentuh akar masalah. Sumber produksi rokok Jimbun di Bujur Barat itu yang harus diungkap. Saya siap menunjukkan lokasinya,” tegas Mahbub, Kamis (13/2/2025).

Mahbub mengaku telah mengantongi sejumlah bukti terkait aktivitas produksi rokok ilegal merek Jimbun tersebut. “Semua buktinya ada. Tinggal aparat serius atau tidak menindak,” ujarnya.

Ia juga menyatakan kesiapannya mengawal langsung aparat Bea Cukai Madura menuju lokasi pabrik. Bahkan, jika dalam waktu dekat tidak ada langkah konkret, Mahbub berencana melaporkan kasus ini ke Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Timur.

“Kalau Bea Cukai Madura tidak bergerak, saya akan ke Kanwil Jatim. Tidak boleh masyarakat kecil terus-terusan dijadikan tumbal, sementara pabrik rokok Jimbun tetap berproduksi bebas,”

Hingga berita ini diterbitkan, aktivis dear Jatim akan terus mengawal hingga beacukai Madura dan satgas betul-betul bertindak.

Berita Terkait

Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep, Polisi Kantongi Nama-Nama Anggota DPRD yang Muncul dalam Pemeriksaan
Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Dibebani Uang Pengganti Rp809,5 Miliar dalam Kasus Chromebook
Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?
Dear Jatim Geruduk PT Agrinas Pangan Nusantara, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek KDMP di Madura
Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum
16 Tersangka Korupsi Dana Hibah Jatim Belum Ditahan, KPK Dinilai Tebang Pilih
Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep, Polisi Kantongi Nama-Nama Anggota DPRD yang Muncul dalam Pemeriksaan

Selasa, 30 Juni 2026 - 11:31 WIB

Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara, Dibebani Uang Pengganti Rp809,5 Miliar dalam Kasus Chromebook

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:12 WIB

Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?

Senin, 8 Juni 2026 - 14:31 WIB

Dear Jatim Geruduk PT Agrinas Pangan Nusantara, Soroti Dugaan Penyimpangan Proyek KDMP di Madura

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:53 WIB

Menyoal Predator Pencabulan Santri; Antara efek Jera dan Supremasi Hukum

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page