PAMDAS Sumenep Tebar Berkah Ramadhan: 325 Anak Yatim Disantuni dalam Gelaran Spektakuler

- Reporter

Sabtu, 28 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Anak-anak yatim menerima santunan PAMDAS pada acara Ramadhan di Sumenep.

Foto: Anak-anak yatim menerima santunan PAMDAS pada acara Ramadhan di Sumenep.

Zero.co.id, Sumenep — Semangat berbagi di bulan suci Ramadhan benar-benar diwujudkan oleh Pemerhati Artis Musik Dangdut Kabupaten Sumenep (PAMDAS). Sebanyak 325 anak yatim dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumenep menerima santunan dalam sebuah gelaran megah dan penuh haru yang berlangsung di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS), sejak pukul 19.00 WIB.

Acara yang sarat makna ini bukan sekadar seremoni, melainkan bukti nyata bahwa insan dangdut di Sumenep memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Momentum Ramadhan dimanfaatkan PAMDAS untuk menebar keberkahan, menghadirkan kebahagiaan bagi ratusan anak yatim yang membutuhkan perhatian dan dukungan.

Suasana LKS malam itu terasa istimewa. Lantunan musik dari Zonata Music mengiringi jalannya acara, bersama deretan artis di bawah pimpinan David Siregar. Tiga MC kondang Sumenep Kang Dedex, Didi Chandra, dan Sandi sukses membangun atmosfer yang bukan hanya meriah, tetapi juga syahdu saat prosesi santunan berlangsung.

Seluruh anggota PAMDAS dari berbagai kecamatan hadir kompak dengan tugas dan perannya masing-masing. Kekompakan itu menjadi kekuatan utama suksesnya kegiatan sosial akbar tersebut.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, didampingi jajaran kepala bidang. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Sumenep, Moh. Iksan.

“Acara ini sangat luar biasa. Santunan ini melibatkan seluruh kecamatan se-Kabupaten Sumenep dengan total 325 anak yatim. Ini bukti nyata solidaritas dan kepedulian,” ujarnya.

Ia juga memberikan motivasi kepada anak-anak yatim agar tidak pernah menyerah dalam menuntut ilmu.

“Adik-adik jangan pernah putus asa. Teruslah semangat belajar, karena hidup ini sudah diatur oleh Allah SWT.”

Dalam momen penuh makna tersebut, PAMDAS juga menyerahkan cinderamata kepada Moh. Iksan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya selama enam tahun membimbing PAMDAS.

Ketua panitia, Syaiful Hidayat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota dan pihak pendukung yang telah bekerja keras menyukseskan acara.

“Terima kasih atas kekompakan dan kerja samanya. Tanpa kebersamaan, acara sebesar ini tidak mungkin berjalan dengan sukses,” tegasnya.

Acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Qirom Mawardi, memohon keberkahan bagi semua pihak yang terlibat.

Santunan 325 anak yatim ini menjadi pesan kuat bahwa dangdut bukan sekadar hiburan. Di tangan PAMDAS Sumenep, dangdut menjelma menjadi gerakan sosial menyatukan, menguatkan, dan menginspirasi.

Ramadhan kali ini menjadi saksi bahwa ketika seni dan kepedulian berjalan beriringan, lahirlah harmoni yang tak hanya terdengar indah, tetapi juga terasa di hati.

Berita Terkait

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
Koalisi Sipil Desak TNI Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Peradilan Umum Sesuai Arahan Gibran
SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak
Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan
Polres Sumenep Buka Suara Soal LHKPN Kapolres, Ini Penjelasannya
LHKPN Kapolres Sumenep Disorot: Lama ‘Kosong’, Tiba-Tiba Muncul Loncat ke 2025
Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek
Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Tunjangan Profesi Guru di Sumenep
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:35 WIB

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Jumat, 10 April 2026 - 20:46 WIB

Koalisi Sipil Desak TNI Limpahkan Kasus Andrie Yunus ke Peradilan Umum Sesuai Arahan Gibran

Selasa, 7 April 2026 - 10:34 WIB

SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak

Rabu, 1 April 2026 - 18:12 WIB

Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan

Rabu, 1 April 2026 - 17:12 WIB

Polres Sumenep Buka Suara Soal LHKPN Kapolres, Ini Penjelasannya

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

You cannot copy content of this page