Menkeu Pastikan Cukai Rokok Tidak Naik pada 2026

- Reporter

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia (Dok. Istimewa)

Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia (Dok. Istimewa)

Zero, Ekonomi – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tarif cukai hasil tembakau tidak akan mengalami kenaikan pada 2026.

Kepastian itu disampaikan setelah ia melakukan pertemuan daring dengan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI) pada Jumat (26/9) pagi, yang diikuti perwakilan sejumlah produsen seperti Gudang Garam, Djarum, dan Wismilak.

Dalam pertemuan tersebut, Purbaya menanyakan pendapat produsen terkait perubahan tarif cukai rokok. Para produsen meminta agar tidak ada penyesuaian tarif, dan pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif yang berlaku.

“Jadi 2026, tarif cukai tidak kita naikkan,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan.

Selain itu, pemerintah tengah menyiapkan sistem khusus untuk industri hasil tembakau (IHT) dengan konsep sentralisasi. Sistem ini melibatkan pelaku industri dari skala kecil hingga besar dan sudah diterapkan di Kudus dan Parepare.

Menurut Purbaya, konsep one stop service tersebut mencakup mesin, gudang, pabrik, serta pengawasan bea cukai. Langkah ini diharapkan dapat menekan peredaran rokok ilegal yang tidak membayar pajak.

“Tahap berikutnya, kawasan khusus akan dikembangkan lebih luas agar peredaran rokok ilegal bisa masuk ke sistem dan membayar pajak sesuai ketentuan,” ujarnya.

Untuk tahun 2025, pemerintah juga tidak menaikkan cukai hasil tembakau. Meski demikian, harga jual eceran (HJE) rokok tetap mengalami penyesuaian.

“Tidak ada kenaikan cukai hasil tembakau di 2025, hanya kenaikan HJE,” ujar Direktur Jenderal Bea dan Cukai Askolani pada Jumat (22/11).

Penulis : Zakiatul Maulidiyah

Editor : Fahrur Rozi

Berita Terkait

Potret Ketimpangan: Warga Kepulauan Giliraja Perbaiki Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Dikonfirmasi Tak Digubris, Travel Rute Sumenep–Malang Bungkam Soal Keluhan Penumpang
Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan
Klarifikasi Admin, Polemik Arisan Get Disebut Hanya Miskomunikasi dan Berakhir Damai
Waduh! 5 Tahun Tak Laporkan Harta Kekayaan, Kapolres Sumenep Picu Tanda Tanya Publik
Babinsa Koramil 0826-04 Galis Lakukan Bimbingaan Untuk Hasil Pertanian Yang Optimal
Menu Makanan Sesuai BGN, SPPG Yayasan Ibnu Bachir Jadi Percontohan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 21:57 WIB

Potret Ketimpangan: Warga Kepulauan Giliraja Perbaiki Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah

Kamis, 2 April 2026 - 09:51 WIB

Dikonfirmasi Tak Digubris, Travel Rute Sumenep–Malang Bungkam Soal Keluhan Penumpang

Rabu, 1 April 2026 - 18:12 WIB

Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan

Jumat, 27 Maret 2026 - 09:00 WIB

Klarifikasi Admin, Polemik Arisan Get Disebut Hanya Miskomunikasi dan Berakhir Damai

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:49 WIB

Waduh! 5 Tahun Tak Laporkan Harta Kekayaan, Kapolres Sumenep Picu Tanda Tanya Publik

Berita Terbaru

Foto; Istimewa

Politik

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah

Senin, 20 Apr 2026 - 15:16 WIB

You cannot copy content of this page