Pemkab Sumenep Hamburkan Uang 200 Juta untuk Festival Tong-Tong

- Reporter

Rabu, 19 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

ZERO.CO.ID, SUMENEP – Kebijakan efisiensi anggaran yang gencar didengungkan pemerintah daerah nampaknya tak berlaku merata di setiap lini. Di tengah pengetatan belanja daerah dan desakan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan Olah Raga dan Pariwisata (Disbudporapar) justru mantap mengalokasikan anggaran sebesar Rp200.000.000,- hanya untuk sebuah acara seremonial: Festival Musik Tong-Tong Se-Madura Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan penelusuran data pada Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan, pengadaan ini tercatat di bawah nomenklatur Belanja Jasa Penyelenggaraan Acara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026.

Tak hanya besaran nilainya yang memantik perhatian, metode pemilihan penyedia jasa yang digunakan juga menarik untuk disorot. Disbudporapar Sumenep menetapkan skema pengadaan langsung tanpa melalui proses tender terbuka untuk menunjuk penanggung jawab acara.

Pemerintah Daerah kerap berdalih bahwa Musik Tong-Tong merupakan aset Warisan Budaya Takbenda (WBTb) yang wajib dilestarikan dan menjadi pendorong ekonomi kreatif. Namun, di saat masyarakat dan sektor-sektor vital membutuhkan sokongan dana yang tak sedikit, kucuran ratusan juta rupiah untuk panggung hiburan dinilai kurang sensitif terhadap skala prioritas dan kepekaan krisis (sense of crisis).

Aktivis tersebut menuai kritik tajam dari berbagai elemen masyarakat dan aktivis lokal. Alokasi ratusan juta untuk kegiatan seremonial dinilai membelakangi kondisi ekonomi warga yang masih berjuang memenuhi kebutuhan pokok harian.

“Upaya pelestarian budaya memang penting, tetapi penetapan skala prioritas jauh lebih krusial. Ketika efisiensi anggaran digembar-gemborkan, pengeluaran ratusan juta rupiah untuk gelaran hiburan singkat menunjukkan minimnya sense of crisis dari pemangku kebijakan,” tegas Imam, Kamis (20/8/2026).

Berita Terkait

AMPD Tagih Klarifikasi Kemenag, Diamnya Pemerintah Dinilai Perpanjang Polemik Pengisian Jabatan Strategis
Parah! Lebih dari Setahun Tiang Listrik Roboh di Sumenep Belum Diperbaiki, Warga Soroti Kinerja PLN
Lagi Enak-enaknya Berduaan dengan Wanita Lain, Suami Digerebek Istri Sah di Kamar Kos Sumenep
YLBH Madura Sentil Bupati Sumenep: Saat Kampanye Datangi Rakyat, Setelah Berkuasa Seolah Tuli
Videotron Lagi, Miliaran Lagi! Diskominfo Sumenep Kembali Anggarkan Rp1,1 Miliar, Dimana Aset Sebelumnya?
Pengamat Militer Ingatkan Bahaya Meluasnya Peran TNI di Ranah Sipil
Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?
Tak Tertandingi! Siswa Sumenep Kuasai 3 Smart Competition Tingkat Madura

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 22:07 WIB

Pemkab Sumenep Hamburkan Uang 200 Juta untuk Festival Tong-Tong

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:42 WIB

AMPD Tagih Klarifikasi Kemenag, Diamnya Pemerintah Dinilai Perpanjang Polemik Pengisian Jabatan Strategis

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:25 WIB

Parah! Lebih dari Setahun Tiang Listrik Roboh di Sumenep Belum Diperbaiki, Warga Soroti Kinerja PLN

Kamis, 16 Juli 2026 - 06:04 WIB

Lagi Enak-enaknya Berduaan dengan Wanita Lain, Suami Digerebek Istri Sah di Kamar Kos Sumenep

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

YLBH Madura Sentil Bupati Sumenep: Saat Kampanye Datangi Rakyat, Setelah Berkuasa Seolah Tuli

Berita Terbaru

Foto: Ilustrasi

Terpopuler

Pemkab Sumenep Hamburkan Uang 200 Juta untuk Festival Tong-Tong

Rabu, 19 Agu 2026 - 22:07 WIB

Foto: Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo memasangkan kendit kepada perwakilan Paskibraka 2026 saat prosesi pengukuhan di Pendopo Agung Keraton Sumenep

News

Anggaran Pakaian Paskibraka Sumenep Tembus Rp200 Juta

Selasa, 18 Agu 2026 - 18:21 WIB