DPD RI Jatim, Lia Istifhama, Silaturahmi dan Serap Aspirasi di Ponpes Al-Hakimy Pasuruan

- Reporter

Senin, 23 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPD RI Jatim, Lia Istifhama, Silaturahmi dan Serap Aspirasi di Ponpes Al-Hakimy Pasuruan

Anggota DPD RI Jatim, Lia Istifhama, Silaturahmi dan Serap Aspirasi di Ponpes Al-Hakimy Pasuruan

PASURUAN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) asal Jawa Timur, Dr. Lia Istifhama, S.Hi., S.Sos.I., S.Sos., M.E.I., yang akrab disapa Ning Lia, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Hakimy di Dusun Kaligung, Desa Kalirejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, pada Minggu (22/12).

Dalam kunjungan tersebut, Ning Lia berkesempatan mendengarkan aspirasi langsung dari pengasuh pesantren dan para santri. Suasana penuh kekeluargaan terlihat saat Ning Lia berdialog dengan para tokoh pesantren dan memberikan perhatian terhadap peran penting pesantren dalam membangun bangsa.

“Pesantren sebagai salah satu pilar pendidikan bangsa, perannya sangat penting untuk mendapat dukungan guna membangun peradaban bangsa di masa depan,” ungkap Ning Lia dalam sambutannya.

Silaturahmi ini menjadi salah satu langkah strategis Ning Lia untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus menyerap aspirasi yang nantinya akan dibawa ke tingkat nasional.

“Masukan dari masyarakat, khususnya pesantren, adalah modal berharga untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Baca juga : Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru, Pores Pamekasan Menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Lilin Semeru 2024

Selain berdialog, Ning Lia juga memberikan motivasi kepada para santri untuk terus semangat dalam menimba ilmu. Menurutnya, generasi muda pesantren memiliki potensi besar untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa, baik melalui jalur keagamaan, pendidikan, maupun sosial kemasyarakatan.

Kunjungan ini mendapat sambutan hangat dari pengasuh Pondok Pesantren Al-Hakimy Gus Fathur Rijal yang mengapresiasi perhatian Ning Lia terhadap perkembangan pendidikan berbasis keagamaan. Para santri juga antusias berinteraksi dengan Ning Lia, yang dinilai sebagai tokoh muda inspiratif.

Dengan kegiatan ini, Ning Lia kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya dari kalangan pesantren, dalam rangka menciptakan perubahan yang bermanfaat bagi bangsa. Ia juga berharap sinergi antara pemerintah dan pesantren dapat semakin kuat untuk menciptakan kebijakan yang berdampak positif bagi pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek
Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid
Demo Dear Jatim Guncang Disdikbud Pamekasan, Anggaran Buku SD Rp1,48 Miliar Dipertanyakan
Inisial MA Disebut Dalam Potongan BAP Tersangka Korupsi BSPS Sumenep
Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?
Pemkab Sumenep ‘Gila’ Festival: Anggaran Miliaran Menguap di Panggung Hiburan, Kemiskinan Rakyat Hanya Jadi Angka Jualan?

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 15:16 WIB

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah

Sabtu, 18 April 2026 - 21:48 WIB

Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja

Senin, 30 Maret 2026 - 12:48 WIB

Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek

Senin, 16 Maret 2026 - 06:40 WIB

Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid

Rabu, 11 Maret 2026 - 13:14 WIB

Demo Dear Jatim Guncang Disdikbud Pamekasan, Anggaran Buku SD Rp1,48 Miliar Dipertanyakan

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page