GAKI Akan Melaporkan Dua Merk Rokok Ilegal Selancar dan Arka  ke Bea Cukai Pusat

- Reporter

Sabtu, 5 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto : Doc. Screnshot TIMES IN) Dua Rokok Ilegal, Arka dan Selancar.

(Foto : Doc. Screnshot TIMES IN) Dua Rokok Ilegal, Arka dan Selancar.

TIMES IN, Sumenep – Langkah hukum akan ditempuh oleh Gugus Anti Korupsi  Indonesia (GAKI) terhadap dua merk rokok ilegal Selancar dan Arka yang diduga diproduksi di Dusun Lengkong Daya, Bragung. Sabtu (5/4).

Tidak adanya tindakan tegas dari Bea Cukai Madura terhadap dua merk rokok bodong yang diduga milik oknum pengusaha asal Desa Prancak, Pasongsongan berinisial RD, membuat GAKI geram.

Hal itu pula yang mendasari pihaknya untuk melaporkan ke Bea Cukai Pusat dengan tembusan Presidan Prabowo Subianto.

“Jika laporan yang akan dikirim ke Bea cukai madura tidak ada respon yang serius, maka kami akan melanjutkan ke Bea cukai pusat dan tembusan Presiden RI,” kata dia.

Ketua Gugus Anti Korupsi  Indonesia (GAKI) Jawa Timur, Ach Farid Azziyadi, menegaskan bahwa produksi rokok tanpa pita cukai ini jelas melanggar Undang-Undang (UU) No. 39 Tahun 2007 tentang Bea dan Cukai.

“Rokok-rokok ini tidak hanya diproduksi tanpa pita cukai, tetapi juga beredar begitu saja tanpa ada kendala dari pihak berwenang, termasuk Bea Cukai. Padahal, jika mengacu pada aturan, hal ini sudah jelas melanggar hukum,” ungkap Farid, yang selama ini dikenal getol menyoroti peredaran rokok ilegal.

Menurut Farid, meskipun rokok tersebut diproduksi dalam jumlah besar dan memiliki mesin produksi yang cukup memadai, mesin-mesin yang digunakan seharusnya terdaftar di Bea Cukai.

“Jika mesin tersebut tidak terdaftar, maka itu ilegal. Jika terdaftar tetapi digunakan untuk memproduksi rokok bodong, maka itu juga merupakan pelanggaran yang berat. Ini melanggar pasal-pasal yang diatur dalam UU No. 39 Tahun 2007, khususnya pasal 54 hingga 58,” tegasnya.saya beeharap prusahaan yang ada dibragung itu ditutup permanen, tidak hanya sekedar disegel dan mesinya harus disita.

Berdasarkan temuan Farid di lapangan, produksi rokok bodong tersebut tampaknya berjalan bebas tanpa pengawasan yang memadai. Bahkan, produk rokok bodong ini tidak hanya merugikan negara dari sisi pajak, namun juga menciptakan ketidakadilan di pasar, di mana produk ilegal ini bisa dijual dengan harga lebih murah dibandingkan dengan rokok yang sah.

Farid menambahkan bahwa apabila pihak Bea Cukai Madura memerlukan informasi lebih lanjut mengenai lokasi produksi atau gudang yang terlibat, pihaknya siap memberikan data yang lebih rinci.

“Kami siap memberikan informasi secara rinci, karena produksi rokok ilegal seperti ini berpotensi merugikan negara hingga miliaran rupiah setiap bulannya, bahkan bisa mencapai ratusan miliar,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep
Tak Tertandingi! Siswa Sumenep Kuasai 3 Smart Competition Tingkat Madura
Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar
Potret Ketimpangan: Warga Kepulauan Giliraja Perbaiki Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah
Kriminalitas, Kerusakan Lingkungan, dan Korupsi di Sumenep Jadi Sorotan Presma Universitas Wiraraja
Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?
Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 18:36 WIB

Usai Dimintai Keterangan, Dear Jatim Minta Polda Jawa Timur Tindak Lanjuti Laporan Indikasi Korupsi Dinas PUTR Sumenep

Minggu, 19 April 2026 - 10:52 WIB

Tak Tertandingi! Siswa Sumenep Kuasai 3 Smart Competition Tingkat Madura

Minggu, 19 April 2026 - 10:23 WIB

Membeku di Meja Penyelidikan: Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Jadi Tanda Tanya Besar

Sabtu, 18 April 2026 - 21:57 WIB

Potret Ketimpangan: Warga Kepulauan Giliraja Perbaiki Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?

Berita Terbaru

Foto; Istimewa

Politik

JK Ungkit Peran Politik Jokowi, Presiden Pilih Merendah

Senin, 20 Apr 2026 - 15:16 WIB

You cannot copy content of this page