Brutal! Posko Rakyat Jatim Menggugat Dibantai Preman, Uang Donasi Raib

- Reporter

Senin, 25 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Rakyat Jawa Timur Menggugat berpose di depan posko perjuangan mereka di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Posko ini menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan dan korupsi di Jawa Timur

Foto : Rakyat Jawa Timur Menggugat berpose di depan posko perjuangan mereka di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. Posko ini menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan dan korupsi di Jawa Timur

SURABAYA, Zero – Gerakan “Rakyat Jatim Menggugat” mengalami insiden intimidasi serius pada hari Senin, 25 Agustus 2025 dini hari. Posko mereka di depan Gedung Negara Grahadi diserang oleh sekelompok orang tak dikenal yang diduga preman.

Aksi ini mengakibatkan hilangnya fasilitas, hilangnya logistik, dan raibnya uang donasi yang dikumpulkan dari masyarakat.

Musfiq, salah satu inisiator gerakan, serangan terjadi ketika 50 hingga 100 orang mendatangi posko. Mereka melakukan tindakan yang dinilai Musfiq sebagai premanisme dan ancaman terhadap kebebasan berpendapat.

“Ada tindakan premanisme yang mengancam terhadap gerakan Rakyat Jatim Menggugat. Ini adalah tindakan yang sama sekali tidak mencerminkan nilai-nilai kesatuan,” ujar Musfiq.

Dampak dari serangan ini cukup signifikan. Musfiq menjelaskan bahwa para pelaku merusak dan mengambil berbagai barang yang didonasikan oleh rakyat Jawa Timur.

“Air mineral diambil dan dibuang, tenda dibongkar, dan uang yang didonasikan oleh masyarakat juga diambil,” tambahnya.

Musfiq meyakini bahwa insiden ini merupakan upaya sengaja untuk menghalangi dan menghentikan aksi yang sedang mereka jalankan. Meski demikian, ia menegaskan bahwa gerakan tidak akan surut.

Pihak “Rakyat Jatim Menggugat” mengklaim sudah mengetahui para pelaku dan berjanji akan melawan segala bentuk intimidasi.

“Siapapun yang berniat jahat untuk menghentikan gerakan rakyat Jawa Timur, kami akan lawan!” tegas Musfiq.

Berita Terkait

Polisi Kembali Geledah Ruko di Cipete, Pengusutan Tiga Kasus Korupsi Besar Terus Bergulir
YLBH Madura Sentil Bupati Sumenep: Saat Kampanye Datangi Rakyat, Setelah Berkuasa Seolah Tuli
Kasus Pencabulan Anak di Sampang, Polisi Tetapkan 27 Tersangka
Tak Ditemui Kasatgas MBG Pamekasan, AJB Ancam Lakukan Gerakan ke Provinsi Hingga BGN Pusat
Videotron Lagi, Miliaran Lagi! Diskominfo Sumenep Kembali Anggarkan Rp1,1 Miliar, Dimana Aset Sebelumnya?
Pengamat Militer Ingatkan Bahaya Meluasnya Peran TNI di Ranah Sipil
Formatur Tak yakin OPD Strategis Selesai Bulan ini, Ancam Akan ada Aksi Jilid II
Di Pamekasan, Ribuan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung MBG Dilanjutkan

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:25 WIB

Polisi Kembali Geledah Ruko di Cipete, Pengusutan Tiga Kasus Korupsi Besar Terus Bergulir

Kamis, 9 Juli 2026 - 19:02 WIB

YLBH Madura Sentil Bupati Sumenep: Saat Kampanye Datangi Rakyat, Setelah Berkuasa Seolah Tuli

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:52 WIB

Kasus Pencabulan Anak di Sampang, Polisi Tetapkan 27 Tersangka

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:26 WIB

Tak Ditemui Kasatgas MBG Pamekasan, AJB Ancam Lakukan Gerakan ke Provinsi Hingga BGN Pusat

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:07 WIB

Videotron Lagi, Miliaran Lagi! Diskominfo Sumenep Kembali Anggarkan Rp1,1 Miliar, Dimana Aset Sebelumnya?

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page