Agik Nur Efendi, Dosen UIN Madura, Jadi Wisudawan Terbaik S3 Unesa

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Istimewa

Zero.co.id, Surabaya – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar Wisuda ke-118 pada Rabu, 11 Februari 2026 di Gedung Graha Unesa. Pada prosesi tersebut, Agik Nur Efendi dinobatkan sebagai Wisudawan Terbaik jenjang S-3 Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4.00 dan predikat pujian.

Agik merupakan putra dari Poniman, seorang petani, dan Supiyati, ibu rumah tangga.

Ia menyelesaikan studi doktoralnya dengan disertasi berjudul “Narasi Pelestarian Ekologis Masyarakat Lokal dalam Sastra Indonesia: Perspektif Ekosemiotika Kultural.” Penelitian tersebut mengkaji 14 novel yang memuat isu pelestarian lingkungan masyarakat lokal, mulai dari Aceh hingga Papua.

Selama menempuh studi S-3, Agik menghasilkan sejumlah publikasi dan capaian akademik, meliputi satu disertasi, lima artikel terindeks Scopus, satu jurnal Sinta 2, satu jurnal Sinta 3, satu prosiding Atlantis Press, satu tulisan media, serta mengikuti tiga seminar.

Dalam keterangannya, Agik menyampaikan pandangannya terkait kontribusi bidang humaniora terhadap isu lingkungan.

“Menjaga dan melestarikan lingkungan tidak hanya menjadi tanggung jawab ilmuan sains saja, tetapi bidang humaniora, terutama sastra juga berperan penting.”

Selain menempuh pendidikan doktoral, Agik aktif menjalankan tugas akademik dan profesional di UIN Madura sebagai Sekretaris Program Studi serta Managing Editor Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (Sinta 2). Ia juga terlibat sebagai editor dan reviewer di sejumlah jurnal nasional, antara lain Gurindam, Lingue, Lingua Skolastika, Nitisara, Hudan Linnaas, dan Journal of Literary Prose and Society, serta jurnal internasional bereputasi Scopus seperti International Journal of Learning, Teaching, Educational Research dan The International Journal of Social Sustainability in Economic, Social, and Cultural Context.

Di luar itu, Agik tercatat sebagai Asesor Guru Penggerak, Asesor Calon Guru Sekolah Rakyat, serta anggota Tim Pengembang Modul Literasi Membaca Kementerian Agama RI.

Selama masa studi, ia menempuh pendidikan bersama keluarganya. Istrinya, Erika Kurniawati, juga melanjutkan studi Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra di UNESA, sementara putrinya, Khaulah Kemilau Kasih Efendi, bersekolah di Sunshine Day Care FIP UNESA.

Menjelang akhir masa studinya sebagai mahasiswa, Agik menyampaikan refleksinya.

“Ini adalah masa terakhir saya menyandang status sebagai mahasiswa. Saya hanya menikmati setiap tahapan dan melakukan yang terbaik.”

Penulis : Mat Juhri, mahasiswa pendidikan agama Islam UIN madura

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

DPRD Pamekasan Ikuti Pidato Prabowo, Pemerataan Jadi Sorotan
JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan
Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter
Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken
Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?
Aksi Humanis Anggota Satlantas Polresta Sumenep, Bantu Amankan Sayuran Korban Kecelakaan
Pick Up Pengangkut Sayur Tabrak Tiang Listrik di Jalan Trunojoyo Sumenep, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Verifikasi Berlapis Jadi Kunci Penyaluran Bantuan RTLH di Sumenep

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:45 WIB

DPRD Pamekasan Ikuti Pidato Prabowo, Pemerataan Jadi Sorotan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?

Berita Terbaru