Acara Ritmik Madura Dinilai Abaikan Komitmen Sumenepku Bersih

- Reporter

Sabtu, 14 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ritmik Madura yang dijadwalkan berlangsung malam ini, Sabtu (14/6/2025).

Ritmik Madura yang dijadwalkan berlangsung malam ini, Sabtu (14/6/2025).

SUMENEP – Pagelaran acara Ritmik Madura yang dijadwalkan berlangsung malam ini, Sabtu (14/6/2025), di kawasan depan Pendopo Keraton Sumenep, memicu kekhawatiran sejumlah pihak, Sabtu (14/6).

Sebab, hingga hari pelaksanaan, panitia acara belum juga melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat, terutama terkait penanganan kebersihan.

Minimnya komunikasi itu dinilai bertolak belakang dengan semangat program Sumenepku Bersih yang sedang digalakkan Pemerintah Kabupaten Sumenep sebagai langkah nyata menjadikan kota lebih sehat dan tertib.

“Kami dari DLH tidak menerima surat atau pemberitahuan resmi dari panitia, padahal seharusnya pemberitahuan itu masuk minimal H-2 sebelum acara digelar. Acara besar lainnya ada yang H-1 bulan sudah bersuratan ke kita,” jelas Koordinator Kebersihan DLH Sumenep, Jamil, saat ditemui wartawan.

Ia mengaku heran karena agenda sebesar itu bisa berlangsung tanpa pemberitahuan, padahal potensi sampah dari kegiatan tersebut cukup besar dan bisa berdampak langsung pada kondisi lingkungan di jantung kota.

“Kalau tidak ada koordinasi seperti ini, siapa yang bertanggung jawab kalau area bekas acara jadi kumuh?” tambahnya.

Jamil menegaskan, setiap bentuk kegiatan di ruang publik harusnya mempertimbangkan efek lingkungan, apalagi bila melibatkan massa dalam jumlah banyak.

“Kalau mau bikin acara, harusnya pikir juga dampaknya,” tegasnya lagi.

Sampai berita ini dinaikkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara. Sementara itu, sejumlah warganet dan pemerhati lingkungan mulai bersuara di media sosial, menuntut agar ke depan panitia acara apapun wajib berkoordinasi dengan DLH. Tujuannya jelas: menjaga wajah kota tetap bersih, rapi, dan nyaman bagi semua warga

Berita Terkait

Kasus Pokir DPRD Sumenep: Nama IW Disorot, Dear Jatim Sebut Satreskrim Polres Sumenep Mandul
FKMSB Luncurkan Aksi Solidaritas Bantu Korban Bencana Alam
JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”
Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi
Desak Satgas PKH Turun ke Sumenep: Tambang Ilegal Diduga Milik Ayah Anggota DPRD Beroperasi Bebas, Negara Dirugikan
Satlantas Polres Sumenep Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas di Universitas Wiraraja
Mahasiswa UNIBA Madura Tuding Rektor Inkonsisten, Laporan Resmi Akan Diajukan ke Ombudsman, Kemdikbud dan KY
Rektor UNIBA Madura Dianggap Lempar Batu Sembunyi Tangan dalam Polemik Denda

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 10:04 WIB

Kasus Pokir DPRD Sumenep: Nama IW Disorot, Dear Jatim Sebut Satreskrim Polres Sumenep Mandul

Minggu, 30 November 2025 - 13:11 WIB

FKMSB Luncurkan Aksi Solidaritas Bantu Korban Bencana Alam

Minggu, 30 November 2025 - 11:44 WIB

JUSTFORCE UNIBA Madura Resmi Dideklarasikan, Angkat Isu “Ambang Batas Militer dalam Ranah Sipil”

Jumat, 28 November 2025 - 09:53 WIB

Kurir di Bluto Dianiaya, Pelaku Ternyata Pendamping Desa; Kuasa Hukum Desak Tindakan Tegas Kemendes dan Polisi

Rabu, 26 November 2025 - 17:39 WIB

Desak Satgas PKH Turun ke Sumenep: Tambang Ilegal Diduga Milik Ayah Anggota DPRD Beroperasi Bebas, Negara Dirugikan

Berita Terbaru