Komunitas Pradilan Semu JUSTFORCE UNIBA Madura Tolak Penetapan Soeharto Sebagai Pahlawan Nasional: “Jangan Hapus Luka Sejarah!”

- Reporter

Senin, 10 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Para anggota Komunitas Pradilan Semu JUSTFORCE Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) berpose bersama setelah menyampaikan sikap penolakan terhadap wacana penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, di Sumenep, Senin (10/11/2025).
(Dok. JUSTFORCE UNIBA Madura)

Foto: Para anggota Komunitas Pradilan Semu JUSTFORCE Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) berpose bersama setelah menyampaikan sikap penolakan terhadap wacana penetapan Soeharto sebagai Pahlawan Nasional, di Sumenep, Senin (10/11/2025). (Dok. JUSTFORCE UNIBA Madura)

Zero.co.id, Sumenep — Suara penolakan terhadap wacana penetapan Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, sebagai Pahlawan Nasional kembali menggema. Kali ini datang dari kalangan mahasiswa Universitas Bahaudin Mudhary Madura (UNIBA Madura) yang tergabung dalam Komunitas Pradilan Semu JUSTFORCE.

Dalam pernyataan sikap yang dirilis Senin (10/11/2025), Ketua Komunitas JUSTFORCE UNIBA Madura, Mohammad Ferdi Dwi Hidayat, dengan tegas menolak usulan pemberian gelar tersebut. Ia menilai langkah itu tidak sejalan dengan prinsip keadilan dan memori sejarah bangsa.

“Soeharto memang punya peran di awal pembangunan nasional, tetapi kita tidak boleh menutup mata terhadap pelanggaran HAM, korupsi, dan otoritarianisme yang terjadi di masa Orde Baru. Memberinya gelar pahlawan nasional sama saja menafikan penderitaan rakyat,” tegas Ferdi dalam keterangannya.

Ferdi menjelaskan, komunitasnya yang fokus pada pendidikan hukum dan simulasi peradilan menilai pengusulan itu berpotensi mengaburkan nilai-nilai keadilan sejarah dan moral bangsa.

“Bangsa ini tidak boleh kehilangan memori kolektifnya. Gelar Pahlawan Nasional harus diberikan kepada sosok yang benar-benar bersih dari catatan pelanggaran kemanusiaan dan demokrasi,” lanjutnya.

Sebagai bentuk respons intelektual, Komunitas JUSTFORCE UNIBA Madura berencana menggelar diskusi publik bertajuk “Menimbang Keadilan dalam Pemberian Gelar Pahlawan Nasional”. Agenda tersebut akan menjadi ruang refleksi kritis bagi mahasiswa dan masyarakat dalam melihat kembali narasi sejarah Indonesia.

Penolakan dari kalangan mahasiswa ini menambah panjang daftar suara kritis terhadap wacana penetapan Soeharto sebagai pahlawan nasional. Sebelumnya, sejumlah akademisi dan aktivis HAM juga menilai bahwa langkah tersebut berpotensi mencederai semangat reformasi, yang justru lahir dari perlawanan terhadap praktik kekuasaan otoriter di masa Orde Baru.

“Kita harus belajar dari sejarah, bukan memutihkan yang kelam,” tutup Ferdi.

Berita Terkait

PT. Farobi Wisata Berikan Umrah Gratis Pada Santri Berprestasi di Milad ke-38 Ponpes Darul Ulum Sumber Kuning
Agik Nur Efendi, Dosen UIN Madura, Jadi Wisudawan Terbaik S3 Unesa
Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan hingga TPPU
Jamsta 2026: Pramuka Mambaul Hikmah Borong Juara Umum dan Trophy Champion
Grand Opening Apotek Garuda Medical Dihadiri Owner RKH. Muhammad Sirrullah Djauhari dan Forpimda Pamekasan
PMH Apresiasi Jamsta 2026, Jambore Swasta yang Menghidupkan Semangat Kepramukaan
Konsep Modern dan Menu Variatif, Palm Cafe & Resto Curi Perhatian Warga Sumenep
Cuma Menggelar Seminar, Anggaran Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Sumenep Tembus Ratusan Juta Rupiah

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 13:04 WIB

PT. Farobi Wisata Berikan Umrah Gratis Pada Santri Berprestasi di Milad ke-38 Ponpes Darul Ulum Sumber Kuning

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:11 WIB

Agik Nur Efendi, Dosen UIN Madura, Jadi Wisudawan Terbaik S3 Unesa

Rabu, 11 Februari 2026 - 02:37 WIB

Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia, Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan hingga TPPU

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:33 WIB

Grand Opening Apotek Garuda Medical Dihadiri Owner RKH. Muhammad Sirrullah Djauhari dan Forpimda Pamekasan

Sabtu, 7 Februari 2026 - 06:13 WIB

PMH Apresiasi Jamsta 2026, Jambore Swasta yang Menghidupkan Semangat Kepramukaan

Berita Terbaru