Hamas Sambut Pengakuan Barat atas Palestina, Desak Tindakan Nyata Hentikan Perang Gaza

- Reporter

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamas, adalah organisasi gerakan Islam Sunni dan nasionalisme Palestina yang menentang pendudukan Zionisme di wilayah tersebut.

Hamas, adalah organisasi gerakan Islam Sunni dan nasionalisme Palestina yang menentang pendudukan Zionisme di wilayah tersebut.

Zero, Internasional – Hamas menyambut langkah sejumlah negara Barat yang resmi mengakui kemerdekaan Palestina. Kelompok tersebut menilai pengakuan ini sebagai tahapan penting dalam menegaskan hak rakyat Palestina atas tanah, tempat suci, dan pendirian negara merdeka dengan Yerusalem sebagai ibu kota.

Namun, Hamas menekankan bahwa pengakuan semata belum cukup tanpa diikuti langkah nyata. Mereka menyerukan penghentian segera perang di Jalur Gaza serta penolakan terhadap perluasan permukiman Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Mengutip Al Jazeera, Hamas juga meminta komunitas internasional, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk menghentikan segala bentuk kerja sama dengan Israel. Organisasi tersebut mendorong penerapan sanksi internasional dan menuntut para pemimpin Israel dibawa ke pengadilan atas dugaan kejahatan kemanusiaan.

Pejabat senior Hamas, Mahmud Mardaw, menyatakan bahwa pengakuan kenegaraan Palestina merupakan “kemenangan bagi hak-hak Palestina dan keadilan perjuangan kami,” sebagaimana dikutip kantor berita Prancis, AFP.

Dalam pernyataan resmi pada Minggu (21/9), Hamas kembali menegaskan bahwa langkah pengakuan harus disertai tindakan praktis. Mereka menekankan penghentian segera perang di Gaza serta penolakan terhadap proyek aneksasi dan perubahan identitas di Tepi Barat maupun Yerusalem.

Sejumlah negara, termasuk Inggris, Kanada, Portugal, dan Australia, telah bergabung dalam pengakuan resmi terhadap Palestina menjelang Sidang Majelis Umum PBB pekan ini. Pengakuan itu muncul di tengah intensifikasi serangan Israel di Gaza dan rencana perluasan permukiman di wilayah pendudukan Tepi Barat.

Penulis : Abd. Ghafur

Editor : Zakiyatul Maulidiyah

Berita Terkait

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak
Skandal MBG Sumenep: SPPG Yayasan Alif Hina Anak Bangsa dengan Menu Tak Layak!
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting
Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek
Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid
Ansari Rangkul Wartawan Pamekasan, Bahas Pembangunan hingga Peran Media
Hj. Ansari Tebar Kepedulian di Pamekasan, Salurkan Zakat Mal dan Mushaf Al-Qur’an untuk Anak Panti

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:35 WIB

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Selasa, 7 April 2026 - 10:34 WIB

SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak

Minggu, 5 April 2026 - 09:11 WIB

Skandal MBG Sumenep: SPPG Yayasan Alif Hina Anak Bangsa dengan Menu Tak Layak!

Jumat, 3 April 2026 - 17:38 WIB

KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Senin, 30 Maret 2026 - 12:48 WIB

Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

Foto: Istimewa

Hukum

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:29 WIB

Foto; Halaman Mandhapa Agung Ronggosukowati

News

KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan

Kamis, 9 Apr 2026 - 16:23 WIB

You cannot copy content of this page