Desak Satgas PKH Turun ke Sumenep: Tambang Ilegal Diduga Milik Ayah Anggota DPRD Beroperasi Bebas, Negara Dirugikan

- Reporter

Rabu, 26 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Febrie Ardiansyah (kiri), Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Ketua Satgas PKH, diminta turun langsung menindak tambang ilegal di Sumenep. Di kanan, Eka Bhagas Nur Ardiansyah, anggota DPRD Sumenep Dapil 2 Fraksi PDIP sekaligus anak dari pemilik tambang galian C yang diduga beroperasi ilegal.

Foto : Febrie Ardiansyah (kiri), Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus dan Ketua Satgas PKH, diminta turun langsung menindak tambang ilegal di Sumenep. Di kanan, Eka Bhagas Nur Ardiansyah, anggota DPRD Sumenep Dapil 2 Fraksi PDIP sekaligus anak dari pemilik tambang galian C yang diduga beroperasi ilegal.

Zero.co.id, Sumenep — Desakan publik agar Satgas Penegakan Hukum (Satgas PKH)  turun langsung ke Kabupaten Sumenep semakin menguat. Ketua Pelaksana Satgas PKH, Febrie Ardiansyah, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus diminta segera melakukan tindakan tegas terhadap maraknya aktivitas tambang galian C ilegal, salah satunya yang diduga kuat milik H. Imam, seorang kontraktor senior sekaligus ayah dari anggota DPRD Sumenep, Eka Bhagas Nur Ardiansyah.

Praktik tambang ilegal tersebut diduga menyebabkan kerugian negara dari sektor pendapatan mineral bukan logam, kerusakan lingkungan, hingga dampak sosial bagi warga setempat.

Desakan publik juga mengarah pada aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga pemerintah provinsi yang dinilai melakukan pembiaran berlapis.

“Jika di Bangka Belitung Satgas PKH bisa melakukan operasi besar-besaran, mengapa Sumenep dibiarkan? Padahal kerugian negara dari tambang ilegal di sini tidak kecil,” ujar salah satu warga

Selain menuntut penindakan terhadap H. Imam, warga juga meminta Satgas PKH memeriksa Eka Bhagas Nur Ardiansyah, anggota DPRD Sumenep yang merupakan anak dari pemilik tambang ilegal tersebut. Publik ingin memastikan apakah ada keterlibatan, pembiaran, atau penyalahgunaan pengaruh jabatan.

Informasi lapangan menyebutkan, tambang ilegal tersebut berada di dua titik, yakni:

  • Desa Kasengan, di mana dua alat berat diduga beroperasi aktif setiap hari.

  • Desa Kalebengan, yang menggunakan satu unit bego dalam aktivitas penggalian.

Aktivitas tambang tanpa izin ini disebut sudah berjalan sejak lama, bahkan menjadi rahasia umum di kalangan masyarakat.

“Semua orang tahu itu tambang ilegal. Sudah sering dilaporkan, tapi tetap dibiarkan. Seolah ada yang membackup,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Situasi ini membuat publik semakin mempertanyakan komitmen penegakan hukum di daerah.

Operasi Satgas PKH di Bangka Belitung telah menjadi bukti bahwa pemerintah pusat mampu bertindak cepat terhadap kejahatan tambang. Karena itu, masyarakat meminta hal yang sama dilakukan di Sumenep.

Berita Terkait

JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan
Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter
Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken
Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?
Aksi Humanis Anggota Satlantas Polresta Sumenep, Bantu Amankan Sayuran Korban Kecelakaan
Pick Up Pengangkut Sayur Tabrak Tiang Listrik di Jalan Trunojoyo Sumenep, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Verifikasi Berlapis Jadi Kunci Penyaluran Bantuan RTLH di Sumenep
Diduga Milik Ayah Anggota DPRD, Tambang Ilegal di Sumenep Beroperasi Bebas

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:23 WIB

JJS Central 88 Siapkan Umrah dan Puluhan Hadiah Emas untuk Warga Pamekasan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Rakornas FKMSB 2026 Tekankan Kepemimpinan Progresif dan Berkarakter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Lomba Tiga Roda Jadi Ikon Perayaan HUT RI Ke-81 di Sapeken

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:54 WIB

Siapa yang Menikmati Anggaran Publikasi Rp126,2 Juta Disbudporapar Sumenep?

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Pick Up Pengangkut Sayur Tabrak Tiang Listrik di Jalan Trunojoyo Sumenep, Satu Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terbaru