Tak Sekadar Menang, Siswa SMPS Darul Ulum Sumber Kuning Buktikan Daya Saing Lewat Cat

- Reporter

Senin, 5 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ainur Rosi, siswa kelas VIII SMPS Darul Ulum Sumber Kuning, menunjukkan trofi dan piagam usai meraih Juara I kategori lomba catur dalam ajang Unity Fest 2.0 yang diselenggarakan OSIS SMA Plus Miftahul Ulum Sumur Tengah.

Foto: Ainur Rosi, siswa kelas VIII SMPS Darul Ulum Sumber Kuning, menunjukkan trofi dan piagam usai meraih Juara I kategori lomba catur dalam ajang Unity Fest 2.0 yang diselenggarakan OSIS SMA Plus Miftahul Ulum Sumur Tengah.

ZERO. CO. ID, PAMEKASAN — Prestasi nonakademik kembali ditorehkan peserta didik SMPS Darul Ulum Sumber Kuning. Ainur Rosi, siswa kelas VIII, berhasil merebut Juara I lomba catur dalam ajang Unity Fest 2.0 yang mempertemukan peserta dari wilayah Kecamatan Palengaan dan Karang Penang, Senin (5/10/2026).

Kompetisi tersebut digelar oleh OSIS SMA Plus Miftahul Ulum Sumur Tengah dengan mengusung tema “The Symphony of Creativity and Togetherness”.

Kemenangan Ainur Rosi tidak hanya menjadi capaian personal, tetapi juga menjadi catatan bagi SMPS Darul Ulum Sumber Kuning dalam mendorong peserta didiknya mengembangkan potensi di luar ruang kelas.

Kepala SMPS Darul Ulum Sumber Kuning, Syahrullah, S. Pd., menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur dan bangga. Ia menilai keberhasilan itu menunjukkan bahwa peserta didiknya memiliki kemampuan untuk bersaing dalam kompetisi di luar lingkungan sekolah.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan sangat bangga serta mengapresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan anak didik kami yang telah berhasil meraih Juara I lomba catur dalam ajang Unity Fest 2.0,” kata Syahrullah.

Menurutnya, catur tidak dapat dipandang sebatas permainan. Di dalamnya terdapat kemampuan berpikir, menyusun strategi, mengendalikan emosi, hingga mengambil keputusan secara tepat.

“Catur bukan hanya sekadar permainan, tetapi olahraga yang mengasah logika, kesabaran, strategi, dan mental juara. Kemenangan ini membuktikan bahwa peserta didik kami memiliki daya saing yang tinggi dan mampu bersaing secara sehat di luar sekolah,” ujarnya.

Namun, Syahrullah mengingatkan agar kemenangan tersebut tidak menjadi alasan bagi Ainur Rosi untuk berhenti berkembang. Juara pertama, kata dia, harus menjadi titik awal untuk menargetkan prestasi yang lebih tinggi.

“Saya berharap jangan cepat berpuas diri. Jadikan Juara I ini sebagai pijakan awal, bukan puncak. Teruslah berlatih, asah terus kemampuan, dan tantang diri untuk mengikuti kompetisi di tingkat yang lebih tinggi, baik tingkat kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” tuturnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan sikap rendah hati setelah meraih prestasi.

“Jaga sportivitas dan tetap rendah hati,” tegasnya.

Lebih jauh, Syahrullah berharap capaian Ainur Rosi dapat mematahkan anggapan bahwa prestasi peserta didik hanya diukur dari kemampuan akademik. Menurutnya, setiap siswa memiliki ruang dan bakat yang berbeda untuk dikembangkan.

“Semoga prestasi ini menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh peserta didik. Setiap anak memiliki bakatnya masing-masing. Ada yang di bidang akademik, olahraga, seni, dan strategi seperti catur ini,” katanya.

Karena itu, pihak sekolah berkomitmen memperluas ruang pengembangan minat dan bakat peserta didik. Dukungan tersebut akan diarahkan melalui kegiatan ekstrakurikuler, pembinaan yang lebih intensif, serta pemberian ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan kemampuannya.

“Ke depan, pihak sekolah akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi pengembangan minat dan bakat siswa melalui ekstrakurikuler, pembinaan yang lebih intensif, dan memberikan ruang seluas-luasnya untuk berkreasi,” pungkasnya.

Penulis : Mat Juhri

Berita Terkait

Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Dorong Minat Belajar Sejarah Islam, Mahasiswa UNESA Kembangkan Game Andalusia
KKN UIN Madura Dorong Siswa SDN Pakong 3 Biasakan Menabung dari Uang Saku
Transformasi Digital Jadi Strategi KKN Posko 3 Pasanggar Dorong Daya Saing UMKM
Dari Tape Tradisional ke Produk Inovatif, Mahasiswa KKN Posko 25 Dampingi UMKM Desa Seddur
Semangat Kemerdekaan, SMP Maarif 4 Pamekasan Dorong Siswa Kreatif, Sportif dan Berkarakter
Dari Potensi Pertanian ke Peluang Ekonomi, KKN Posko 21 Dorong Pemasaran Trichoderma Desa Bajang

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Tak Sekadar Menang, Siswa SMPS Darul Ulum Sumber Kuning Buktikan Daya Saing Lewat Cat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Sabtu, 12 September 2026 - 10:14 WIB

Dorong Minat Belajar Sejarah Islam, Mahasiswa UNESA Kembangkan Game Andalusia

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:39 WIB

KKN UIN Madura Dorong Siswa SDN Pakong 3 Biasakan Menabung dari Uang Saku

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB