Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

- Reporter

Kamis, 1 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atap Masjid UIN Madura yang Terlihat kumuh dan rusak (Dok. Zero)

Atap Masjid UIN Madura yang Terlihat kumuh dan rusak (Dok. Zero)

Zero, Pamekasan – Aktivis Gerakan Mahasiswa Penyambung Aspirasi (GEMPA) UIN Madura menyoroti berbagai kerusakan fasilitas di lingkungan kampus UIN Madura yang dinilai perlu segera mendapat perhatian serius dari pihak kampus.

Sorotan tersebut sebelumnya telah disampaikan GEMPA pada Mei 2026. Namun, setelah sekitar empat bulan berlalu, persoalan fasilitas kampus kembali menjadi perhatian, khususnya terkait sejumlah bangunan dan fasilitas penunjang yang disebut mengalami kerusakan.

Sejumlah bangunan, mulai dari gedung perkuliahan hingga fasilitas kamar mandi, disebut mengalami kerusakan yang cukup mengganggu aktivitas mahasiswa.

Juru Bicara GEMPA UIN Madura, Moh. Fawaid, pada Sabtu (9/5) dalam keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa kondisi beberapa fasilitas kampus saat ini memerlukan langkah perbaikan yang cepat dan terukur agar tidak berdampak lebih luas terhadap kenyamanan serta keamanan mahasiswa.

“Banyak fasilitas kampus yang saat ini kondisinya memprihatinkan. Kami menemukan beberapa bangunan mengalami kerusakan, plafon rusak, dinding mulai retak, hingga kamar mandi yang kurang layak digunakan. Ini tentu menjadi perhatian bersama karena kampus seharusnya menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh mahasiswa,” ujarnya.

Menurutnya, persoalan fasilitas tidak boleh dianggap sepele karena berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan pendidikan di lingkungan kampus.

GEMPA UIN Madura meminta pihak kampus untuk segera melakukan pendataan menyeluruh terhadap kerusakan yang ada dan memprioritaskan perbaikan fasilitas yang dinilai mendesak.

Empat bulan sejak kritik tersebut disampaikan, persoalan fasilitas itu menjadi catatan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Terlebih, kritik sebelumnya telah menegaskan perlunya pendataan dan perbaikan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.

Editor : Fahrur Rozi

Berita Terkait

Dandim 0826/Pamekasan Resmi Mulai Program TMMD ke-130, Warga Jarin Sumringah
Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius
Tak Sekadar Menang, Siswa SMPS Darul Ulum Sumber Kuning Buktikan Daya Saing Lewat Cat
Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Resmi Mulai Program TMMD ke-130, Warga Jarin Sumringah

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius

Senin, 5 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Tak Sekadar Menang, Siswa SMPS Darul Ulum Sumber Kuning Buktikan Daya Saing Lewat Cat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB