Parah! Lebih dari Setahun Tiang Listrik Roboh di Sumenep Belum Diperbaiki, Warga Soroti Kinerja PLN

- Reporter

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto:Tiang listrik roboh dan kabel jaringan yang melintang di area pertanian Dusun Montorna, Desa Montorna, Kabupaten Sumenep. Warga menilai kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mendesak PLN segera melakukan perbaikan

Foto:Tiang listrik roboh dan kabel jaringan yang melintang di area pertanian Dusun Montorna, Desa Montorna, Kabupaten Sumenep. Warga menilai kondisi ini berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat dan mendesak PLN segera melakukan perbaikan

ZERO.CO.ID, SUMENEP – Kesabaran warga Dusun Montorna, Desa Montorna, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, tampaknya telah mencapai batas. Selama lebih dari satu tahun, kondisi tiang listrik yang roboh, tiang miring, serta kabel jaringan yang terlepas dari penyangga disebut belum mendapatkan penanganan yang memadai, meski keluhan telah berulang kali disampaikan kepada PLN ULP Waru.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius warga karena jaringan yang melintasi permukiman membawa tegangan listrik tinggi. Warga mengaku khawatir keterlambatan penanganan dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan yang membahayakan masyarakat.

Zubairi, warga Desa Montorna, mengungkapkan bahwa laporan kepada pihak PLN telah berkali-kali disampaikan. Namun hingga kini, menurutnya, belum ada langkah perbaikan yang mampu menghilangkan potensi bahaya di lokasi.

“Kami sudah lebih dari satu tahun menyampaikan keluhan. Sampai hari ini belum ada tindakan yang benar-benar memberikan rasa aman kepada masyarakat. Jangan sampai ada korban terlebih dahulu baru dilakukan perbaikan,” ujar Zubairi.

Menurutnya, sebagian pasokan listrik di Dusun Montorna berasal dari jaringan PLN ULP Waru. Ia menilai lambatnya penanganan terhadap infrastruktur kelistrikan tersebut telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Warga berharap PLN tidak menunggu terjadinya insiden sebelum melakukan tindakan. Mereka meminta pemeriksaan dan perbaikan segera terhadap tiang listrik yang miring, tiang yang roboh, maupun kabel yang terlepas demi mencegah risiko yang tidak diinginkan.

Apabila dalam waktu satu minggu belum ada tindakan nyata dari pihak PLN, Zubairi menyatakan masyarakat berencana menggelar aksi demonstrasi ke kantor PLN di Pamekasan sebagai bentuk protes atas lambatnya penanganan keluhan tersebut.

Selain itu, Zubairi juga menyampaikan bahwa dirinya sedang mempertimbangkan langkah hukum dengan melaporkan dugaan kelalaian kepada aparat penegak hukum apabila terdapat dasar hukum dan bukti yang mendukung. Menurutnya, keselamatan masyarakat merupakan tanggung jawab yang tidak boleh diabaikan.

Masyarakat berharap PLN segera merespon keluhan tersebut dengan melakukan pengecekan lapangan, evaluasi kondisi jaringan, serta perbaikan menyeluruh agar potensi bahaya dapat dihilangkan dan pelayanan kelistrikan kembali memberikan rasa aman bagi warga.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya menghubungi dan meminta konfirmasi resmi kepada pihak PLN UP3 Pamekasan maupun PLN ULP Waru terkait keluhan warga tersebut.

Berita Terkait

Mengatasnamakan Aliansi Jurnalis Bluto, Dugaan Target Setoran Rp1 Juta kepada SPPG Mencuat
Pamekasan Kelahiran Bapak Bahasa Indonesia, Ruh M.Tabrani Kembali di Hidupkan Kembali.
BMM Soroti Salah Satu Oknum Dinkes  Mengaku Bisa Promosi Jabatan Asal Ada Uang
Oknum Perwira Polisi Diduga Terima Fasilitas Rumah Kontrakan dari Pengusaha Galian C di Sumenep
Antrean BBM Berlarut-larut, DEMA UIN Madura Tuntut Kepastian Distribusi di Madura
Diadukan ke Komjak, Formajatim Minta Kejagung Nonaktifkan Tiga Petinggi Kejati Jatim
Mimbarnya Humor, Suaranya Nyaring: Cara Fatayat NU Pamekasan Rayakan Hari Santri
Mental Baja di Lintasan Atletik: Walau Kaki Tertusuk Spike Lawan, Jezmico Tetap Sabet Juara 2 Bupati PASI Cup 2026

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:24 WIB

Mengatasnamakan Aliansi Jurnalis Bluto, Dugaan Target Setoran Rp1 Juta kepada SPPG Mencuat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:15 WIB

Pamekasan Kelahiran Bapak Bahasa Indonesia, Ruh M.Tabrani Kembali di Hidupkan Kembali.

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:48 WIB

BMM Soroti Salah Satu Oknum Dinkes  Mengaku Bisa Promosi Jabatan Asal Ada Uang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Oknum Perwira Polisi Diduga Terima Fasilitas Rumah Kontrakan dari Pengusaha Galian C di Sumenep

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Antrean BBM Berlarut-larut, DEMA UIN Madura Tuntut Kepastian Distribusi di Madura

Berita Terbaru