Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

- Reporter

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh Faridi, saat menyampaikan orasi dalam pelantikan Pengurus PMII Rayon Mandilaras Komisariat UIN Madura Cabang Pamekasan dan refleksi Harlah PMII ke-66 di Pendopo Ronggosukowati.

Foto; Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan, Moh Faridi, saat menyampaikan orasi dalam pelantikan Pengurus PMII Rayon Mandilaras Komisariat UIN Madura Cabang Pamekasan dan refleksi Harlah PMII ke-66 di Pendopo Ronggosukowati.

Zero, Pamekasan – Pelantikan Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Mandilaras Komisariat UIN Madura Cabang Pamekasan berlangsung khidmat di Pendopo Ronggosukowati, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (09/05/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema “Masettong Tekad e Bhumi Mandilaras Kaangguy Ajegghâ Adhât Se La Bâdhâ” dan dirangkai dengan refleksi Hari Lahir PMII ke-66.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Majelis Pembina PMII Rayon Mandilaras Fahrurrozi, M.E.I., Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Moh Faridi, Presiden Mahasiswa UIN Madura Moh Ghufron, Ketua PMII Cabang Pamekasan Fahril Anwar, Ketua Komisariat PMII UIN Madura Arisandi, serta kader PMII se-Kabupaten Pamekasan.

Dalam orasinya, Ketua Fraksi PKB DPRD Pamekasan Moh Faridi menyoroti pentingnya penguatan kaderisasi di tubuh PMII. Ia menegaskan bahwa organisasi mahasiswa tidak hanya menjadi ruang berkumpul, melainkan wadah pembentukan karakter, intelektualitas, dan regenerasi kepemimpinan.

Menurutnya, PMII harus mampu menjaga kualitas kader agar organisasi tidak kehilangan arah perjuangan. Ia bahkan mengingatkan bahwa organisasi dapat “berdosa” apabila gagal membina kader-kadernya secara serius.

“PMII ini sebagai wadah regenerasi. Terkadang organisasi itu berdosa terhadap kadernya sendiri,” ujar Moh Faridi dalam orasinya.

Faridi menilai, lemahnya kualitas intelektual sebagian kader saat ini menjadi tanda adanya persoalan dalam proses kaderisasi. Karena itu, ia meminta seluruh pengurus dan kader PMII untuk lebih serius membangun budaya diskusi, membaca, serta penguatan ideologi organisasi.

Ia juga menekankan bahwa PMII memiliki tanggung jawab besar dalam melahirkan generasi intelektual yang mampu menjawab tantangan zaman dan tetap berpijak pada nilai-nilai keislaman serta kebangsaan.

“Jangan sampai PMII hanya besar secara nama, tetapi lemah dalam pembinaan kader. Organisasi harus hadir untuk mencetak kader yang kritis, progresif, dan memiliki kapasitas intelektual yang kuat,” tegasnya.

Refleksi Harlah PMII ke-66 dalam kegiatan tersebut menjadi momentum evaluasi bagi seluruh kader PMII di Pamekasan untuk memperkuat tradisi intelektual dan memperbaiki pola kaderisasi demi keberlanjutan organisasi di masa mendatang.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah
Serda M. Nurhidayat, Dampingi Kegiatan Posyandu
Wujud Kepedulian TNI, Serma Kurnadi Bantu Jemur Gabah Milik Warga Binaannya.
Audisi Duta Kampus UIN Madura 2026 Berlangsung Meriah, 10 Pasang Finalis Terpilih

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:25 WIB

Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page