Penanganan Laporan Warga Bulangan Barat Dinilai Lamban, 250 Warga Siap Gelar Aksi Protes di Mapolres Pamekasan

- Reporter

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zero.co.id, Pamekasan – Kesabaran warga Desa Bulangan Barat, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan tampaknya sudah mencapai batas. Setelah berbulan-bulan laporan mereka terkait dugaan pengrusakan lahan dan penebangan pohon tanpa izin penanganan laporannya di Polres Pamekasan dinilai tak serius, warga akhirnya memilih turun ke jalan.

 

Melalui sebuah surat pemberitahuan aksi yang dikeluarkan oleh kelompok Gerakan Kami Bersatu, ratusan warga dan simpatisan dijadwalkan akan menggelar aksi protes di Mapolres Pamekasan pada hari selasa, 17 Maret 2026 mendatang.

 

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan mendalam atas lambannya penanganan laporan yang dilayangkan oleh Syamsuri dan Jamal terkait dugaan pengrusakan lahan dan penebangan pohon tanpa izin di Desa Bulangan Barat.

 

Laporan itu merupakan aktivitas tanpa izin di kawasan yang terdampak proyek pelebaran jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat dipimpin Amin Jabir.

 

Menurut para pelapor, laporan tersebut sudah masuk sejak 15 Oktober 2025. Namun hingga kini mereka menilai tidak ada perkembangan signifikan dari pihak kepolisian.

 

“Kasus ini sudah terlalu lama mandek. Kami menduga laporan ini tidak ditangani secara serius,” demikian tertulis dalam surat pemberitahuan aksi yang ditujukan kepada Kapolres Pamekasan.

 

Kekecewaan itu membuat warga Bulangan Barat bersama simpatisan memutuskan menggelar aksi besar-besaran sebagai bentuk tekanan moral kepada aparat penegak hukum. Mereka bahkan menyebut akan memberikan “raport merah” kepada Kapolres dan jajaran Satreskrim Polres Pamekasan.

 

Berdasarkan rencana yang tertuang dalam surat tersebut, sekitar 250 orang akan turun dalam aksi itu. Mereka akan membawa berbagai perlengkapan seperti sound system, megafon, selebaran sebagai simbol protes.

 

Aksi dijadwalkan dimulai pukul 09.30 WIB di depan Mapolres Pamekasan dan berlangsung hingga selesai.

 

Koordinator lapangan aksi, Syamsuri dan Jamal, menegaskan bahwa aksi ini merupakan upaya terakhir warga untuk mendapatkan kejelasan hukum atas laporan yang mereka layangkan.

 

Gelombang protes ini diprediksi akan menjadi sorotan publik, karena menyangkut kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Kabupaten Pamekasan.

 

Jika tuntutan mereka tetap tidak mendapat respon yang memadai, warga mengisyaratkan tidak menutup kemungkinan aksi lanjutan sekaligus pelaporan di Mapolda Jatim dengan massa yang lebih besar akan kembali digelar.

Berita Terkait

Lima Jam Digeledah! Kortastipidkor Polri Sita 4 Boks Dokumen dari Kantor dan Rumah Bupati Gowa”
Istri Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Dipolisikan Kasus Penipuan Investasi MBG Rp288 Juta
Sidang Terdakwah Kisman Memanas di Pengadilan Negeri Sumenep, Adu Mulut Keluarga Berujung Polisi Turun Tangan
Dear Jatim: Kapolresta Sumenep Sibuk Pencitraan, Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Lebih 2 Tahun Menggantung
Bocah 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan hingga Babak Belur, Terdakwa Kisman Jalani Persidangan
Sabu 0,32 Gram Diamankan, Polisi Ungkap Dugaan Transaksi Narkoba di Kangean
Purbaya Dicopot, Pernyataan Noel soal “Anjing Liar” Kembali Mengemuka
Rp80,9 Juta Dana Aktivis Pati Ditunda Jelang Aksi, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 19:51 WIB

Lima Jam Digeledah! Kortastipidkor Polri Sita 4 Boks Dokumen dari Kantor dan Rumah Bupati Gowa”

Senin, 21 September 2026 - 17:55 WIB

Istri Anggota DPR RI Slamet Ariyadi Dipolisikan Kasus Penipuan Investasi MBG Rp288 Juta

Senin, 21 September 2026 - 08:10 WIB

Sidang Terdakwah Kisman Memanas di Pengadilan Negeri Sumenep, Adu Mulut Keluarga Berujung Polisi Turun Tangan

Minggu, 20 September 2026 - 10:05 WIB

Dear Jatim: Kapolresta Sumenep Sibuk Pencitraan, Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Lebih 2 Tahun Menggantung

Sabtu, 19 September 2026 - 10:47 WIB

Bocah 13 Tahun Jadi Korban Kekerasan hingga Babak Belur, Terdakwa Kisman Jalani Persidangan

Berita Terbaru

Foto: Guruh Sukarno Putra (Foto: IG Guruh Sukarno Putra).

News

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 - 04:18 WIB