Larijani Temui Putra Mahkota Saudi, Seriusi Pertahanan Usai Israel Serang Qatar

- Reporter

Kamis, 18 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dialog Kenegaraan Arab, Seriusi Pertahanan usai Diserang Israel (Foto: Istimewa)

Dialog Kenegaraan Arab, Seriusi Pertahanan usai Diserang Israel (Foto: Istimewa)

Zero, Nasional – Iran dan Arab Saudi menggelar pembicaraan mengenai kerja sama pertahanan di Riyadh pada Rabu (18/9). Diskusi itu melibatkan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan pejabat senior Saudi.

Larijani mengatakan, para pejabat Saudi sebelumnya telah menaruh perhatian besar terhadap keamanan kawasan sebelum serangan Israel ke Qatar awal bulan ini. “Sekarang mereka melihat situasinya dengan lebih jelas,” ujarnya seperti dikutip Iran International.

Menurut Larijani, kondisi yang terjadi memperlihatkan apa yang selama ini disampaikan Iran, bahwa ada pihak yang menghalangi stabilitas kawasan.

“Negara-negara di kawasan ini merasa bahwa aktor yang suka bertualang kini telah mengambil bentuk yang lebih nyata,” katanya.

Ia menambahkan, pembicaraan di Riyadh bisa membuka jalan bagi pemahaman bersama dalam menghadapi ancaman dan memperkuat stabilitas regional.

Kunjungan Larijani ke Riyadh merupakan bagian dari tur regional yang sebelumnya mencakup Baghdad dan Beirut pada Agustus lalu. Pertemuan ini berlangsung beberapa hari setelah serangan Israel ke Doha pada 9 September yang menewaskan anggota Hamas.

Serangan tersebut dikecam Qatar dan sejumlah negara Arab, termasuk Arab Saudi, sebagai pelanggaran kedaulatan.

Pertemuan tersebut juga menandai kontak tingkat tinggi terbaru sejak Iran dan Arab Saudi memulihkan hubungan diplomatik pada 2023.

Sebelumnya, pada April, Menteri Pertahanan Saudi Khalid bin Salman melakukan kunjungan langka ke Teheran dan diterima oleh Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Selain dengan Iran, pada hari yang sama Arab Saudi juga menandatangani pakta pertahanan bersama dengan Pakistan. Kesepakatan ini memperkuat hubungan keamanan yang telah terjalin selama puluhan tahun di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.

“Mereka juga bertukar pandangan mengenai perkembangan regional dan internasional, isu-isu yang menjadi kepentingan bersama, serta upaya untuk mencapai keamanan dan stabilitas,” demikian pernyataan terkait pertemuan tersebut.

Wacana pembentukan pakta pertahanan bersama negara-negara Muslim sebelumnya muncul dalam pertemuan negara Arab dan Muslim di Doha, Ahad lalu. Usulan itu tidak masuk dalam draf resolusi akhir, namun kembali menguat setelah serangan Israel ke Qatar.

Penulis : Zakiyatul Maulidiyah

Editor : Fahrur Rozi

Berita Terkait

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah
Serda M. Nurhidayat, Dampingi Kegiatan Posyandu
Kembali Dapatkan 3 Tropi Emas di Atletik Fosfat SMAPA 2026
Potret Ketimpangan: Warga Kepulauan Giliraja Perbaiki Jalan Tanpa Bantuan Pemerintah
Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:25 WIB

Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:58 WIB

Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 05:44 WIB

Serda M. Nurhidayat, Dampingi Kegiatan Posyandu

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page