Pertimbangan Keamanan, Laga Madura United vs Persebaya Tanpa Penonton

- Reporter

Jumat, 2 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kebersamaan suporter Madura United bersama Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menunjukkan semangat persaudaraan dan sportivitas antarpendukung sepak bola.

Foto: Kebersamaan suporter Madura United bersama Bonek Mania di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, menunjukkan semangat persaudaraan dan sportivitas antarpendukung sepak bola.

ZERO.CO.ID, PAMEKASAN – Laga sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur antara Madura United kontra Persebaya Surabaya akan tersaji pada pekan ke-16 BRI Super League musim 2025/2026. Namun, pertandingan ini dipastikan berlangsung tanpa kehadiran penonton di stadion.

Pertandingan Madura United melawan Persebaya dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan, pada Sabtu, 3 Januari 2026, pukul 19.00 WIB. Keputusan menggelar laga tanpa penonton diambil berdasarkan rekomendasi tim keamanan setelah dilakukan evaluasi menyeluruh.

Evaluasi tersebut mencakup berbagai aspek, mulai dari potensi kerawanan, pergerakan suporter, hingga upaya memastikan situasi pertandingan tetap aman, tertib, dan kondusif sejak sebelum hingga setelah laga berakhir.

Penyelenggara pertandingan menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah preventif demi memastikan jalannya pertandingan sesuai rencana tanpa gangguan, baik di dalam maupun di luar stadion. Selain itu, keputusan tersebut juga bertujuan melindungi seluruh pihak yang terlibat, termasuk pemain, ofisial tim, perangkat pertandingan, serta petugas lapangan.

Absennya suporter di tribun tentu berpengaruh terhadap atmosfer pertandingan. Meski demikian, kedua tim tetap dituntut menjaga fokus, sportivitas, dan profesionalisme selama laga berlangsung. Madura United dan Persebaya diharapkan tetap menyuguhkan permainan terbaik meski tanpa dukungan langsung dari pendukungnya.

Pihak terkait juga mengimbau kepada suporter kedua tim agar tidak mendatangi stadion dan mematuhi seluruh ketentuan yang telah ditetapkan. Dukungan diharapkan tetap diberikan melalui cara-cara yang positif serta tidak mengganggu jalannya pertandingan.

Dengan kebijakan tersebut, laga Madura United kontra Persebaya diharapkan tetap berlangsung lancar dan menjadi tontonan menarik bagi publik. Keputusan ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen menjaga citra kompetisi agar tetap aman, tertib, dan kondusif.

Berita Terkait

Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah
Serda M. Nurhidayat, Dampingi Kegiatan Posyandu

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:25 WIB

Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:25 WIB

Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page