Tak Memiliki Pijakan Kuat, Wacana Pansus BSPS Terancam Tak Terealisasi

- Reporter

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat paripurna DPRD Sumenep yang digelar di ruang sidang utama, membahas sejumlah agenda strategis daerah

Suasana rapat paripurna DPRD Sumenep yang digelar di ruang sidang utama, membahas sejumlah agenda strategis daerah

SUMENEP – Wacana pembentukan panitia khusus (pansus) atas dugaan penyelewengan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 oleh Komisi III DPRD Sumenep tampaknya hanya menjadi isapan jempol belaka.

Ketua DPRD Sumenep, Zainal Arifin, menyatakan keraguannya terhadap legalitas dan urgensi pembentukan pansus tersebut.

Zainal menegaskan bahwa BSPS merupakan program pemerintah pusat yang bersumber dari APBN, bukan dari APBD.

Oleh karena itu, pembentukan pansus di tingkat DPRD dinilai tidak relevan secara regulatif.

“BSPS itu sumber dananya dari APBN, bukan APBD. Kalau kita pansuskan, regulasinya boleh atau tidak? Itu pertanyaan saya,” katanya.

Ia pun pesimis wacana tersebut bisa benar-benar diwujudkan di DPRD Sumenep, mengingat keterbatasan wewenang daerah terhadap program pusat.

“Namun saya pesimis kalau hal ini bisa dipansuskan di DPRD, karena sumber dananya berasal dari APBN,” tambahnya.

Dengan sikap pimpinan DPRD yang seperti ini, usulan pansus BSPS dinilai belum memiliki pijakan kuat secara kelembagaan.

Wacana yang sempat mencuat ke publik kini terancam redup sebelum benar-benar direalisasikan.

Berita Terkait

Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid
Pembekuan Komisariat PMII UIN Madura Dinilai Bermuatan Kepentingan, Pengurus Siap Tempuh Langkah Organisasi
Bukber Jadi Ajang Perkuat Komitmen, Mahasiswa PAI Kelas D UIN Madura Pererat Silaturahmi
Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP
Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C
Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?
Ramadan Penuh Makna, JMP Turun ke Jalan Berbagi untuk Tukang Becak dan Ojol
Audiensi DEMA UIN Madura: Soroti Minimnya Transparansi dan Ketidakpastian Kebijakan Kampus

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 06:40 WIB

Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:46 WIB

Pembekuan Komisariat PMII UIN Madura Dinilai Bermuatan Kepentingan, Pengurus Siap Tempuh Langkah Organisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:11 WIB

Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:21 WIB

Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:27 WIB

Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page