Peringati Hari Kartini, SMAN 2 Madiun Gelar Gebyar P5 Bertajuk Kebhinekaan dan Kearifan Lokal

- Reporter

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madiun – SMAN 2 Madiun sukses menyelenggarakan kegiatan meriah bertajuk Gebyar P5 dan Peringatan Hari Kartini. Senin (21/4/2024).

Acara yang berlangsung penuh semangat ini mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika Kelas (X), Kearifan Lokal Kelas (XI)”, sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang berpadu dengan semangat perjuangan R.A. Kartini.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan di lapangan utama, dilanjutkan dengan peragaan busana oleh para guru dan tenaga kependidikan.

Para guru perempuan tampil mengenakan baju batik jumputan. Sementara, guru laki-laki tampil elegan dengan batik jurik.

Tak ketinggalan, mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2024 yang saat ini sedang menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), juga ikut serta dalam acara itu.

“Saya merasa sangat bangga bisa ikut serta dalam acara ini. Kami sebagai mahasiswa PPG benar-benar dilibatkan secara aktif,” kata Khoirun Nisa’ mahasiswa PPG Prajabatan di SMAN 2 Madiun, Senin (21/4/2025).

Lebih lanjut, Nisa’ sapaan akrabnya menceritakan setelah acara apel pembukaan berlangsung, dilanjutkan dengan acara penampilan dan perlombaan untuk siswa kelas.

Ada penampilan sosiodrama, bazar siswa, paduan suara, serta permainan tradisional seperti gobak sodor.

“Keterlibatan kami dalam kegiatan sekolah ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan memperkaya praktik kami sebagai calon guru,” ujarnya.

Sementara, dalam momen peringatan Hari Kartini itu, dirinya berpesan. Hari Kartini bukan hanya tentang kebaya busana yang indah dan tampilan luar.

Akan tetapi tentang keberanian perempuan berdiri dan bersuara di tengah dunia yang kadang tak memberi ruang.

“Perempuan yang memilih belajar, bukan sekadar demi gelar, tapi karena percaya bahwa ilmu adalah jembatan menuju masa depan yang lebih adil,” katanya.

Sebagai mahasiswa PPG prajabatan, Nisa’ melihat perempuan hari ini sebagai simbol suara, simbol aksi, dan harapan. Tak selalu sempurna, tapi selalu tumbuh.

“Selamat Hari Kartini untuk seluruh Kartini Indonesia dan untuk setiap langkah kecil yang menyimpan makna besar,” ujarnya.

Terakhir, dirinya berharap melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya mengenal keberagaman budaya Indonesia.

“Tetapi juga menginternalisasi semangat Kartini dalam perjuangan, keberanian, dan peran aktif perempuan dalam membangun bangsa,” tandasnya.

Berita Terkait

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli PBG
CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan
Laporan GMS Soal Dugaan Dana Desa Bergulir ke Sekda, Apa Langkah Pemkab ?
Hadapi Tantangan Lalu Lintas, Polresta Sumenep Tekankan Kesiapan Personel

Peringati Hari Kartini, SMAN 2 Madiun Gelar Gebyar P5 Bertajuk Kebhinekaan dan Kearifan Lokal

- Reporter

Senin, 21 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Madiun – SMAN 2 Madiun sukses menyelenggarakan kegiatan meriah bertajuk Gebyar P5 dan Peringatan Hari Kartini. Senin (21/4/2024).

Acara yang berlangsung penuh semangat ini mengusung tema “Bhinneka Tunggal Ika Kelas (X), Kearifan Lokal Kelas (XI)”, sebagai bentuk aktualisasi nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila yang berpadu dengan semangat perjuangan R.A. Kartini.

Kegiatan diawali dengan apel pembukaan di lapangan utama, dilanjutkan dengan peragaan busana oleh para guru dan tenaga kependidikan.

Para guru perempuan tampil mengenakan baju batik jumputan. Sementara, guru laki-laki tampil elegan dengan batik jurik.

Tak ketinggalan, mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2024 yang saat ini sedang menjalani Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), juga ikut serta dalam acara itu.

“Saya merasa sangat bangga bisa ikut serta dalam acara ini. Kami sebagai mahasiswa PPG benar-benar dilibatkan secara aktif,” kata Khoirun Nisa’ mahasiswa PPG Prajabatan di SMAN 2 Madiun, Senin (21/4/2025).

Lebih lanjut, Nisa’ sapaan akrabnya menceritakan setelah acara apel pembukaan berlangsung, dilanjutkan dengan acara penampilan dan perlombaan untuk siswa kelas.

Ada penampilan sosiodrama, bazar siswa, paduan suara, serta permainan tradisional seperti gobak sodor.

“Keterlibatan kami dalam kegiatan sekolah ini menjadi pengalaman yang sangat berkesan dan memperkaya praktik kami sebagai calon guru,” ujarnya.

Sementara, dalam momen peringatan Hari Kartini itu, dirinya berpesan. Hari Kartini bukan hanya tentang kebaya busana yang indah dan tampilan luar.

Akan tetapi tentang keberanian perempuan berdiri dan bersuara di tengah dunia yang kadang tak memberi ruang.

“Perempuan yang memilih belajar, bukan sekadar demi gelar, tapi karena percaya bahwa ilmu adalah jembatan menuju masa depan yang lebih adil,” katanya.

Sebagai mahasiswa PPG prajabatan, Nisa’ melihat perempuan hari ini sebagai simbol suara, simbol aksi, dan harapan. Tak selalu sempurna, tapi selalu tumbuh.

“Selamat Hari Kartini untuk seluruh Kartini Indonesia dan untuk setiap langkah kecil yang menyimpan makna besar,” ujarnya.

Terakhir, dirinya berharap melalui kegiatan seperti ini, siswa tidak hanya mengenal keberagaman budaya Indonesia.

“Tetapi juga menginternalisasi semangat Kartini dalam perjuangan, keberanian, dan peran aktif perempuan dalam membangun bangsa,” tandasnya.

Berita Terkait

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli PBG
CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan
Laporan GMS Soal Dugaan Dana Desa Bergulir ke Sekda, Apa Langkah Pemkab ?
Hadapi Tantangan Lalu Lintas, Polresta Sumenep Tekankan Kesiapan Personel

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:30 WIB

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP

Sabtu, 26 September 2026 - 08:52 WIB

Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat

Sabtu, 26 September 2026 - 04:32 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 04:18 WIB

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 07:34 WIB

CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan

Berita Terbaru

Foto: Guruh Sukarno Putra (Foto: IG Guruh Sukarno Putra).

News

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 - 04:18 WIB