Pembekuan Komisariat PMII UIN Madura Dinilai Bermuatan Kepentingan, Pengurus Siap Tempuh Langkah Organisasi

- Reporter

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto; Istimewa

Foto; Istimewa

Zero.co.id, Pamekasan — Keputusan Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pamekasan yang membekukan kepengurusan Komisariat PMII di Universitas Islam Negeri Madura (UIN Madura) masa khidmat 2025–2026 menuai penolakan dari pihak komisariat.

Ketua Komisariat PMII UIN Madura menyatakan keberatan atas keputusan tersebut. Ia menilai langkah pembekuan yang disertai pembentukan tim karteker berpotensi menimbulkan polemik di internal organisasi jika tidak disertai penjelasan yang jelas dan terbuka.

Menurutnya, keputusan yang dikeluarkan oleh PC PMII Pamekasan tidak boleh dijadikan alat untuk kepentingan kelompok tertentu. Ia menegaskan pihaknya akan menempuh langkah-langkah organisasi guna mencari kejelasan terkait kebijakan tersebut.

“Dengan adanya surat keputusan ini, saya tidak akan tinggal diam. Persoalan ini akan saya usut tuntas agar tidak serta-merta dijadikan kepentingan kelompok tertentu,” ujarnya.

Pembekuan kepengurusan komisariat tersebut terjadi tidak lama setelah kader PMII UIN Madura menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Pamekasan pada Kamis (12/3/2026). Dalam aksi itu, mahasiswa menyoroti pelaksanaan program Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Pamekasan.

Massa aksi menilai pengawasan terhadap program tersebut masih lemah. Mereka menuding Satuan Tugas MBG serta Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional di Pamekasan lalai dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program di lapangan.

Pihak komisariat menilai pembekuan yang terjadi setelah aksi demonstrasi memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan kader. Oleh karena itu, mereka meminta agar keputusan tersebut dijelaskan secara transparan sesuai mekanisme organisasi.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis, pihak PC PMII Pamekasan belum memberikan penjelasan lanjutan terkait alasan pembekuan kepengurusan Komisariat PMII UIN Madura serta penunjukan tim karteker yang akan menjalankan roda organisasi sementara.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek
Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:25 WIB

Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page