MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri

- Reporter

Selasa, 1 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Closing Ceremony Mahasantri Merdeka Competition (MMC) 2026 dan Dialog Kebangsaan DPK FKMSB UIN Madura di Pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan.

Foto: Suasana Closing Ceremony Mahasantri Merdeka Competition (MMC) 2026 dan Dialog Kebangsaan DPK FKMSB UIN Madura di Pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan.

ZERO. CO. ID, PAMEKASAN – Mahasantri dinilai tidak cukup hanya memiliki kemampuan akademik dan keagamaan. Mereka juga dituntut mampu menyampaikan gagasan, berkompetisi, serta mengambil peran dalam kehidupan kebangsaan.

Semangat tersebut menjadi salah satu pesan yang mengemuka dalam Closing Ceremony Mahasantri Merdeka Competition (MMC) 2026 yang digelar Dewan Pimpinan Kampus (DPK) Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) UIN Madura di Pendopo Ronggo Sukowati, Pamekasan, Minggu (30/8/2026).

Mengangkat tema “Suara Mahasantri untuk Indonesia: Semangat Kemerdekaan, Keislaman, dan Kebangsaan”, MMC 2026 menjadi ruang bagi mahasantri untuk mengaktualisasikan kemampuan sekaligus memperkuat keberanian dalam menyuarakan gagasan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah organisasi mahasiswa intra maupun ekstra kampus UIN Madura. Kader dan demisioner DPK FKMSB UIN Madura juga hadir dalam agenda penutupan tersebut.

Ketua DPK FKMSB UIN Madura, Moh Zainollah Assyarif, mengatakan MMC 2026 merupakan event perdana yang diselenggarakan pihaknya. Untuk pelaksanaan pertama, kompetisi tersebut masih memiliki cakupan di tingkat Kabupaten Pamekasan.

Meski demikian, ia melihat MMC memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi agenda dengan jangkauan yang lebih luas.

“Event ini perdana dilaksanakan oleh DPK FKMSB UIN Madura. Saya berharap untuk event selanjutnya jangkauannya lebih luas, baik tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.

Menurut Zainollah, perluasan MMC ke depan menjadi bagian dari upaya memberikan ruang yang lebih besar bagi mahasantri untuk menunjukkan potensi dan kapasitasnya.

Didorong Menjadi Agenda Berkelanjutan

Ketua DPW FKMSB Pamekasan, Masruhil, turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan MMC 2026. Ia menilai kegiatan tersebut menunjukkan adanya upaya konkret dari kader FKMSB UIN Madura dalam menjalankan program organisasi.

“Saya mengapresiasi dilaksanakannya event ini. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadikan FKMSB lebih baik lagi,” katanya.

Ia juga mendorong kader FKMSB UIN Madura untuk terus menghasilkan kegiatan positif yang tidak hanya berdampak bagi internal organisasi, tetapi juga mampu membawa nama Banyuanyar ke ruang publik melalui karya dan pengabdian.

“Terus mengabdi untuk kader FKMSB UIN Madura dan mengenalkan nama Banyuanyar kepada khalayak umum dengan hal-hal yang positif,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPP FKMSB, Kholilurrahman, menilai MMC merupakan bentuk kegiatan yang patut diapresiasi karena memberikan ruang kepada mahasantri untuk berkontribusi terhadap kemajuan bangsa.

“Ini kegiatan yang perlu diapresiasi, baik dari FKMSB Pamekasan maupun FKMSB pusat,” katanya.

Namun, ia menekankan agar MMC tidak berhenti sebagai agenda perdana. Keberlanjutan dan perluasan kegiatan menjadi pekerjaan rumah agar MMC dapat berkembang menjadi agenda yang lebih besar.

“Jangan sampai kegiatan ini cukup sampai di sini. Kegiatan ini harus berlanjut sampai tingkat nasional,” pungkasnya.

Dengan berakhirnya MMC 2026, tantangan berikutnya bukan sekadar mempertahankan kegiatan tersebut, melainkan bagaimana menjadikannya sebagai ruang berkelanjutan bagi mahasantri untuk mengasah kompetensi, menyampaikan gagasan, serta mengambil bagian dalam kehidupan keislaman dan kebangsaan.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Kekayaan Kasat Reskrim Polresta Sumenep Rp1,77 Miliar, Ini Rincian Aset yang Dilaporkan
Emas 150 Gram Raib Digondol Maling, Kasus di Payudan Daleman Diselidiki Polisi
Dandim 0826/Pamekasan Resmi Mulai Program TMMD ke-130, Warga Jarin Sumringah
Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius
Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:45 WIB

Kekayaan Kasat Reskrim Polresta Sumenep Rp1,77 Miliar, Ini Rincian Aset yang Dilaporkan

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Emas 150 Gram Raib Digondol Maling, Kasus di Payudan Daleman Diselidiki Polisi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Dandim 0826/Pamekasan Resmi Mulai Program TMMD ke-130, Warga Jarin Sumringah

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Dituduh Curi Uang, Santri di Pamekasan Diduga Dikeroyok hingga Alami Cedera Serius

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Berita Terbaru