Donasi Umat Dimanfaatkan Sepenuhnya untuk Kebutuhan Pembangunan Jalan Longsor Desa Tanjung Pegantenan Pamekasan

- Reporter

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kepentingan umat kembali ditunjukkan oleh masyarakat Desa tanjung pegantenan pamekasan Madura Jawa Timur melalui aksi swadaya dalam pembangunan fasilitas umum.

Sebelumnya Jalan utama Desa tanjung yang berlokasi di perbatasan dusun barokem laok dan barokem dajah ini dilanda longsor sehingga pengendara roda empat tidak bisa melintas, masyarakat sekitar dengan tanggapnya langsung melakukan gerakan swadaya secara bertahap tanah yang longsor ditimbun dengan batu agar pengendara bisa melintas, disisi lain ada yang bertugas untuk mencari amal dengan membangun tenda di area sekitar jalan longsor tersebut sebagai alternatif pembelian material yang dibutuhkan untuk perbaikan jalan, seperti batu, pasir, semen, besi dll.

Dalam proyek pembangunan yang sedang berlangsung, seluruh hasil sumbangan yang diterima oleh panitia dialokasikan secara transparan dan murni untuk pembelian bahan material, seperti semen, besi, pasir, dan batu.

Yang menarik, pekerjaan pembangunan ini dikerjakan secara swadaya oleh puluhan warga tanpa biaya tukang, yang dengan sukarela mengabdikan tenaga dan waktu demi keberlangsungan pembangunan tersebut. Tidak ada satu rupiah pun dari donasi yang digunakan untuk upah pekerja, sehingga seluruh dana tersalurkan langsung untuk pengadaan material.

Langkah ini menjadi contoh nyata bahwa dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan, pembangunan untuk kepentingan umat dapat dilakukan secara efisien, jujur, dan transparan.

“Alhamdulillah, semua pekerja adalah relawan. Kami hanya menggunakan dana dari donatur untuk membeli bahan bangunan. Ini adalah bentuk amanah yang kami jaga,” ujar salah satu warga yang ikut mengupayakan perbaikan jalan

Dengan model pengelolaan seperti ini, masyarakat berharap proyek pembangunan yang sedang berlangsung dapat segera selesai dan membawa manfaat besar bagi lingkungan sekitar, baik dalam bidang keagamaan, sosial, maupun pendidikan.

Bahkan beberapa waktu lalu Bupati Pamekasan sempat meninjau dan memberikan sedikit bantuan secara pribadi untuk meringankan beban panitia pembangunan.

Hingga saat ini pembangunan masih berlangsung dan berharap ada pihak dermawan yang bisa ikut berpartisipasi membantu.

Bagi Siapapun yang punya niat untuk membantu bisa menghubungi pihak redaksi media untuk bisa disambungkan kepada tokoh masyarakat yang sedang mencari amal.

Berita Terkait

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek
Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:25 WIB

Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page