Anggota LSM Bikin Ricuh, HMI Sumenep Desak Bakesbangpol Perkuat Profesionalisme Lembaga LSM

- Reporter

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faisol Ridho Ketua Umum HMI Cabang Sumenep, (Foto: Timesin)

Faisol Ridho Ketua Umum HMI Cabang Sumenep, (Foto: Timesin)

SumenepBaru-baru ini ramai di media sosial sebuah video yang menunjukkan kericuhan antara seorang pria yang mengatasnamakan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dengan salah satu kepala sekolah di SDN Duko 1 Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam unggahan video yang sudah tersebar luas tersebut, anggota LSM datang membuat kericuhan dengan menggebrak meja saat beraudensi kepada kepala sekolah SDN Duko 1 Kecamatan Arjasa.

Kedatangan LSM diketahui dalam rangka mempertanyakan realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diduga disalah fungsikan oleh SDN Duko 1 Kecamatan Arjasa.

Dari kejadian tersebut, sontak saja tanggapan dan kritikan yang beragam datang dari para warganet. Termasuk hal itu mendapat kritikan serius dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep.

Faisol Ridho, Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep mengatakan, masyarakat membutuhkan lembaga kemasyarakatan yang berdaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

“Kita membutuhkan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berdaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah,” kata Faisol Ridho kepada media Times in, Kamis (29/5).

Menurutnya, citra positif kehadiran lembaga LSM sebetulnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang pada dasarnya bertindak sebagai lembaga representatif dari gerakan civil society.

“Maka saya berharap adanya langkah-langkah yang berbasis profesionalisme kelembagaan. Hal ini untuk menjaga citra positif LSM sebagai representasi dari gerakan civil society,” tambahnya.

Lebih lanjut, Faisol sapaan akrabnya juga menyoroti fungsi dan tugas dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep dalam memberikan edukasi terhadap organisasi kemasyarakatan.

Selain edukasi, kehadiran Bakesbangpol juga sangat penting untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap lembaga kemasyarakatan khususnya yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Bakesbangpol harus serius mencegah terjadinya hal-hal yang mencederai marwah organisasi kemasyarakatan dengan memperkuat profesionalisme kelembagaannya,” tandasnya.

Berita Terkait

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan
Bawa Misi Jaga Kebersamaan, Khairul Umam Pimpin IKA IQDA UIN Madura Periode 2026-2028
ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik
SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan
MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri
Puluhan Ribu Masyarakat Ikuti JJS Gratis Centra 88, Bikin Rute Penuh Warna Merah Putih dan Tak Terputus
Rp80,9 Juta Dana Aktivis Pati Ditunda Jelang Aksi, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Anggota LSM Bikin Ricuh, HMI Sumenep Desak Bakesbangpol Perkuat Profesionalisme Lembaga LSM

- Reporter

Kamis, 29 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Faisol Ridho Ketua Umum HMI Cabang Sumenep, (Foto: Timesin)

Faisol Ridho Ketua Umum HMI Cabang Sumenep, (Foto: Timesin)

SumenepBaru-baru ini ramai di media sosial sebuah video yang menunjukkan kericuhan antara seorang pria yang mengatasnamakan anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), dengan salah satu kepala sekolah di SDN Duko 1 Desa Duko, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Dalam unggahan video yang sudah tersebar luas tersebut, anggota LSM datang membuat kericuhan dengan menggebrak meja saat beraudensi kepada kepala sekolah SDN Duko 1 Kecamatan Arjasa.

Kedatangan LSM diketahui dalam rangka mempertanyakan realisasi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diduga disalah fungsikan oleh SDN Duko 1 Kecamatan Arjasa.

Dari kejadian tersebut, sontak saja tanggapan dan kritikan yang beragam datang dari para warganet. Termasuk hal itu mendapat kritikan serius dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep.

Faisol Ridho, Ketua umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sumenep mengatakan, masyarakat membutuhkan lembaga kemasyarakatan yang berdaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah.

“Kita membutuhkan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang berdaya bersama untuk mendorong kemajuan daerah,” kata Faisol Ridho kepada media Times in, Kamis (29/5).

Menurutnya, citra positif kehadiran lembaga LSM sebetulnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang pada dasarnya bertindak sebagai lembaga representatif dari gerakan civil society.

“Maka saya berharap adanya langkah-langkah yang berbasis profesionalisme kelembagaan. Hal ini untuk menjaga citra positif LSM sebagai representasi dari gerakan civil society,” tambahnya.

Lebih lanjut, Faisol sapaan akrabnya juga menyoroti fungsi dan tugas dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sumenep dalam memberikan edukasi terhadap organisasi kemasyarakatan.

Selain edukasi, kehadiran Bakesbangpol juga sangat penting untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap lembaga kemasyarakatan khususnya yang ada di Kabupaten Sumenep.

“Bakesbangpol harus serius mencegah terjadinya hal-hal yang mencederai marwah organisasi kemasyarakatan dengan memperkuat profesionalisme kelembagaannya,” tandasnya.

Berita Terkait

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji
Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan
Bawa Misi Jaga Kebersamaan, Khairul Umam Pimpin IKA IQDA UIN Madura Periode 2026-2028
ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik
SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan
MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri
Puluhan Ribu Masyarakat Ikuti JJS Gratis Centra 88, Bikin Rute Penuh Warna Merah Putih dan Tak Terputus
Rp80,9 Juta Dana Aktivis Pati Ditunda Jelang Aksi, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Basra BIP Gelar Puncak Peringatan Maulid Nabi di Palengaan, Santuni 250 Anak Yatim dan Guru Ngaji

Jumat, 11 September 2026 - 13:30 WIB

Aksi Nyata di Tengah Kekeringan: PIJP Kembali Pasok Air Bersih dan Jerigen untuk Warga Tlanakan Pamekasan

Sabtu, 5 September 2026 - 08:35 WIB

ASKAB PSAI Pamekasan Usung Misi Kesetaraan dan Kemanusiaan Lewat Sepak Bola, Resmi Di Lantik

Selasa, 1 September 2026 - 11:33 WIB

SEMA UIN Madura Buka Ruang Koordinasi dengan Polres Pamekasan

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

MMC 2026 Ditutup, FKMSB UIN Madura Tekankan Pentingnya Ruang Aktualisasi Mahasantri

Berita Terbaru