Aktivis Apresiasi Langkah Tegas Bupati Sumenep Terkait Pengetatan Izin Usaha Rokok

- Reporter

Selasa, 15 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Aktivis yang aktif mengawasi peredaran rokok ilegal dan praktik mafia pita cukai, Farid Gaki, memberikan apresiasi terhadap kebijakan Bupati Sumenep yang memperketat proses perizinan Pabrik Rokok (PR) di wilayahnya.

Hal ini disampaikan Farid menanggapi pemberitaan dari salah satu media yang menyebutkan kebijakan tersebut menyulitkan warga mengurus izin usaha rokok. Ia justru menilai langkah Bupati sangat tepat dan perlu didukung penuh.

“Langkah Bupati Sumenep sudah tepat. Banyak perusahaan hanya sewa gudang, tidak produksi, tapi memanfaatkan izin untuk jual beli pita cukai,” ujar Farid singkat.

Menurut Farid, hasil investigasinya menemukan sejumlah PR di Sumenep yang tidak benar-benar beroperasi. Perusahaan tersebut hanya mengantongi izin resmi, namun tidak menjalankan produksi rokok secara nyata.

Praktik ini diduga melanggar UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai dan UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Data Disperindag menyebutkan ada 265 perusahaan rokok terdaftar di Sumenep, dengan lebih dari 150 yang aktif memproduksi.

Farid mendorong pemerintah daerah tak hanya selektif dalam pemberian izin baru, tetapi juga menginspeksi PR yang sudah memiliki NPPBKC dari Bea Cukai.

Ia menilai kebijakan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga potensi pendapatan negara dari sektor cukai dan menekan peredaran rokok ilegal di daerah.

“Saya mendukung penuh sikap Bupati Sumenep. Ini langkah strategis untuk membasmi mafia pita cukai di balik perusahaan rokok bodong,” tegas Farid.

Farid juga menegaskan rasa bangga yang luar biasa terhadap keputusan Bupati Sumenep.

Ia menyebutkan bahwa hanya Bupati Sumenep yang berani mengambil langkah tegas dalam mengurangi dan membasmi praktik mafia pita cukai dengan cara selektif dan mempending izin PR.

“Jujur saya sangat bangga dengan Bupati Sumenep. Hanya beliau yang berani mengambil langkah tegas untuk mengurangi mafia pita cukai dengan cara selektif dan mempending izin PR rokok. Dari puluhan kabupaten di Jawa Timur, hanya Bupati Sumenep yang berani ambil sikap seperti ini,” tutupnya.

Berita Terkait

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026
Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak
Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP
September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa
Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang
Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Indonesia Hajar Bangladesh 9-2, Garuda Melaju ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Empat Bulan Abaikan Kritik GEMPA, Infrastruktur UIN Madura Dibiarkan Rusak dan Tak Layak

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Mulai Besok! Warga Pamekasan Kategori Ini Bisa Berobat Gratis Cukup Bawa KTP

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

September Hitam di Pamekasan, Ruang Publik Jadi Panggung Ingatan Mahasiswa

Senin, 28 September 2026 - 15:33 WIB

Indonesia Ditahan Malaysia 0-0, Garuda Kesulitan Bermain dengan 10 Orang

Berita Terbaru

foto: Pelantikan anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026). Sejumlah anggota Wantimpres mengikuti prosesi pelantikan yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto.

Pemerintah

Rocky Gerung di Wantimpres, Soroti Arah Kebijakan Pemerintah

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:57 WIB