Gekrafs Sumenep Dorong Masyarakat Terlibat Langsung Dalam Pembentukan Kopdes Merah Putih

- Reporter

Jumat, 23 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aries Toni Firmanda Ketua Gekrafs Sumenep dorong keterlibatan masyarakat dalam pembentukan Kopdes Merah Putih. (Foto:Timesin)

Aries Toni Firmanda Ketua Gekrafs Sumenep dorong keterlibatan masyarakat dalam pembentukan Kopdes Merah Putih. (Foto:Timesin)

SumenepGerakan Ekonomi Kreatif (Gekrafs) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mendukung penuh langkah pemerintah dalam upaya mensejahterakan masyarakat khususnya di tingkat desa, melalui pembentukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Aries Toni Firmanda Ketua Umum Gekrafs Sumenep, menyebut hadirnya program Kopdes Merah Putih dinilai sebagai modal awal ekonomi bagi masyarakat desa untuk tetap tumbuh dan terus berkembang.

“Sejatinya sesuai dengan Intruksi Presiden langsung, hadirnya Kopdes Merah Putih ini landasan utamanya adalah untuk kesejahteraan rakyat. Dan itu harapannya dapat menjadi tulang punggung yang bisa meringankan beban masyarakat”, ujar Aries Toni kepada media Timesin, Jumat (23/5/2025).

Meski begitu, Aries Toni mendorong dan siap mengawal agar masyarakat secara langsung dan pro aktif dapat terlibat secara langsung dalam pembentukan Kopdes Merah Putih di tingkat Desa.

Menurutnya, tak menutup kemungkinan jika masyarakat desa tidak dilibatkan langsung dalam perencanaan serta pembentukan, hingga ikut serta mengawasi jalannya program Kopdes Merah Putih. Hal itu sangat berpotensi penyalahgunaan dan penyelewengan di tingkat pemerintahan desa.

“Semisal nanti terjadi penyalahgunaan Koperasi atau pemanfaatan Koperasi yang tidak sesuai dengan semestinya, kita kawal”, tandasnya.

Diketahui sesuai dengan Intruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025, Kopdes Merah Putih menjadi bagian terpenting dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Hadirnya Kopdes Merah Putih juga merupakan upaya pemerintah dalam memperkuat swasembada pangan, pemerataan ekonomi, dan mewujudkan desa mandiri menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah menargetkan, 80.000 Kopdes Merah Putih segera terbentuk dan rencananya akan diluncurkan secara serentak pada tanggal 12 Juli 2025.

Berita Terkait

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek
Bawa Nama Madura ke Kancah Internasional, Mahasiswa IDB Sabet Penghargaan di Tiga Negara
Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura
Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya
Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.
Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.
Sertu Nurudin, Komsos di Desa Tampojung Tenggina Untuk Dengarkan Keluhan Warga Binaanya
Serda Andi Lutfi Perkuat Usaha Home Idustri Warga Binaanya di Desa Tampojung Tengah

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:04 WIB

Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Minggu, 10 Mei 2026 - 08:35 WIB

Sempat vakum, DPW FKMSB Pamekasan Hidupkan Kembali DPK FKMSB Pantura

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:09 WIB

Coretan Orasi PMII, Moh Faridi : Organisasi Bisa Berdosa Pada Kadernya

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:03 WIB

Generasi ‘Z’ Adalah Ujung Tombak PDI Perjuangan di Pemilu 2029.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:30 WIB

Serda Farit Perio Santoso, Bantu Bajak Sawah Milik Warga Binaanya Demi Meningkatkan Ketahanan Pangan.

Berita Terbaru

Foto; Mat Juhri wakil  ketua Umum Himpunan mahasiswa program studi (HMPS) pendidikan agama Islam universitas Islam negeri Madura.

Opini

Budaya: Menyatukan Manusia atau Membatasi Cara Berpikir?

Senin, 11 Mei 2026 - 18:20 WIB

You cannot copy content of this page