UI Tegaskan Pria yang Memaki Polisi di Mabes Polri Bukan Mahasiswanya, Kampus Tetap Hormati Hak Demonstrasi

- Reporter

Minggu, 1 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Mahasiswa Universitas Indonesia saat menggelar aksi demonstrasi pada salah satu kesempatan.

Foto: Mahasiswa Universitas Indonesia saat menggelar aksi demonstrasi pada salah satu kesempatan.

Zero.co.id, Jakarta – Universitas Indonesia akhirnya buka suara terkait aksi unjuk rasa yang digelar sejumlah mahasiswa di Markas Besar Polri pada Jumat,( 27/02) 2026.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul viralnya potongan video di media sosial yang memperlihatkan seorang pria diduga mahasiswa memaki aparat kepolisian yang berjaga.

Melalui rilis resmi Direktorat Hubungan Masyarakat, Media, Pemerintah, dan Internasional, pihak kampus menegaskan bahwa individu yang terekam dalam video tersebut bukan bagian dari sivitas akademika UI.

“Bukan mahasiswa Universitas Indonesia,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan pihak kampus.

UI menyatakan telah melakukan verifikasi identitas terhadap individu tersebut dengan memeriksa data resmi di Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDIKTI). Berdasarkan hasil penelusuran, yang bersangkutan tercatat sebagai mahasiswa dari perguruan tinggi lain.

Selain itu, kampus juga menyayangkan penggunaan atribut Universitas Indonesia secara sepihak oleh individu tersebut saat mengikuti aksi. UI menilai tindakan tersebut berpotensi menimbulkan kesalahpahaman publik serta mencoreng nama baik institusi.

Meski demikian, UI menegaskan tetap menghormati hak mahasiswa untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pihak kampus menyebut demonstrasi merupakan hak konstitusional yang dijamin undang-undang, selama dilaksanakan secara damai, tertib, dan bertanggung jawab.

Aksi di Mabes Polri tersebut menjadi perbincangan luas setelah berbagai rekaman video beredar di media sosial. Sejumlah video memperlihatkan massa mahasiswa meneriaki aparat serta mencoret atribut milik personel kepolisian yang berjaga di lokasi.

Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Budi Hermanto, menyebut terdapat oknum mahasiswa yang melakukan tindakan kurang pantas selama aksi berlangsung.

“Ada oknum mahasiswa yang memaki-maki anggota, bahkan menulis di syal Polwan dengan tulisan tidak elok,” ujar Budi kepada wartawan.

Ia juga menyayangkan tindakan provokatif yang dinilai menyasar atribut keagamaan yang dikenakan personel di lapangan. Menurutnya, aparat tetap berupaya menghormati situasi dan momentum bulan suci dalam menjalankan tugas pengamanan.

Polemik ini pun memicu diskusi publik mengenai etika demonstrasi serta tanggung jawab peserta aksi dalam menyampaikan aspirasi di ruang publik.

Penulis : Mat Juhri

Editor : Abd Ghafur

Berita Terkait

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak
Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan
Polres Sumenep Buka Suara Soal LHKPN Kapolres, Ini Penjelasannya
Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek
Polisi Dalami Dugaan Korupsi Dana Tunjangan Profesi Guru di Sumenep
Waduh! 5 Tahun Tak Laporkan Harta Kekayaan, Kapolres Sumenep Picu Tanda Tanya Publik
Rp13,3 Miliar Digelontorkan Pemkab Sumenep untuk Penerangan Jalan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 05:35 WIB

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Selasa, 7 April 2026 - 10:34 WIB

SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak

Rabu, 1 April 2026 - 18:12 WIB

Penumpang Keluhkan Layanan Travel Rute Sumenep-Malang, Soroti Kapasitas Kursi dan Kenyamanan

Rabu, 1 April 2026 - 17:12 WIB

Polres Sumenep Buka Suara Soal LHKPN Kapolres, Ini Penjelasannya

Senin, 30 Maret 2026 - 12:48 WIB

Rp41,5 Miliar Terbuang? PMII Komisariat Wiraraja Bongkar Mandeknya Pelabuhan Dungkek

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

Foto: Istimewa

Hukum

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK

Jumat, 10 Apr 2026 - 17:29 WIB

You cannot copy content of this page