Viral! Warga Arjasa Sumenep Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya, Pemerintah Kemana?

- Reporter

Minggu, 11 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terlihat dalam video masyarakat kompak melakukan perbaikan jalan rusak dengan material seadanya. (Screnshot TikTok Sulaisi_Abdurrazaq).

Terlihat dalam video masyarakat kompak melakukan perbaikan jalan rusak dengan material seadanya. (Screnshot TikTok Sulaisi_Abdurrazaq).

SUMENEP – Sebuah video yang memperlihatkan aksi warga Dusun Arjasa Laok, Desa Arjasa, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, memperbaiki jalan rusak secara swadaya menjadi sorotan publik, Minggu (11/5).

Video tersebut diunggah oleh akun TikTok @sulaisi_abdurrazaq dan menunjukkan kekompakan warga dalam menangani kerusakan infrastruktur secara mandiri.

Dalam video tersebut, tampak warga membawa material seadanya dan bekerja bersama di jalanan desa yang tampak rusak parah.

Mereka menutup lubang dan meratakan permukaan jalan untuk memudahkan akses transportasi warga sekitar.

Perbaikan dilakukan secara manual, tanpa dukungan alat berat maupun bantuan dari pemerintah.

Jalan yang diperbaiki terlihat sebagai jalur penghubung utama antarpermukiman warga, yang selama ini menjadi keluhan karena tak kunjung diperbaiki secara resmi.

Hingga berita ini dimuat, redaksi masih berupaya melakukan klarifikasi kepada berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Desa Arjasa, guna mendapatkan informasi lebih lanjut terkait kondisi jalan dan dukungan pemerintah desa terhadap aksi swadaya masyarakat tersebut.

 

Berita Terkait

Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid
Pembekuan Komisariat PMII UIN Madura Dinilai Bermuatan Kepentingan, Pengurus Siap Tempuh Langkah Organisasi
Bukber Jadi Ajang Perkuat Komitmen, Mahasiswa PAI Kelas D UIN Madura Pererat Silaturahmi
Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP
Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C
Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?
Ramadan Penuh Makna, JMP Turun ke Jalan Berbagi untuk Tukang Becak dan Ojol
Audiensi DEMA UIN Madura: Soroti Minimnya Transparansi dan Ketidakpastian Kebijakan Kampus

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 06:40 WIB

Jatah MBG Dinilai Tak Bergizi, Penyaluran Sekali Sepekan di SPPG Syita Ananta Picu Keluhan Wali Murid

Sabtu, 14 Maret 2026 - 06:46 WIB

Pembekuan Komisariat PMII UIN Madura Dinilai Bermuatan Kepentingan, Pengurus Siap Tempuh Langkah Organisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 06:11 WIB

Tanamkan Nilai Saling Menghargai, GPPD Payudan Daleman Inisiasi Seminar Anti-Bullying untuk Siswa SMP

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:21 WIB

Truk Ekskavator Hantam Gapura Desa Batuan Barat, Diduga Menuju Tempat Galian C

Sabtu, 28 Februari 2026 - 07:27 WIB

Tas Kresek Hitam Diduga Mengalir dari Tersangka BSPS ke Oknum DPRD Sumenep, Kenapa Status Hukumnya Masih Aman?

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page