Spanduk Kritik dan Tantangan Terpasang di Depan Mapolres Sumenep

- Reporter

Rabu, 23 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LBH Taretan Legal Justika

LBH Taretan Legal Justika

SUMENEP – Sebuah spanduk besar terpasang di depan Mapolres Sumenep mencuri perhatian warga setempat, Rabu (23/4).

Spanduk itu menyampaikan dua pesan kuat sekaligus: ucapan selamat datang untuk Kapolres baru dan tantangan keras untuk menindak pejabat korup di Kabupaten Sumenep.

Spanduk dengan latar putih dan tulisan hitam tebal itu dipasang oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Taretan Legal Justika.

Isi pesannya tak main-main — mendesak AKBP Rivanda, Kapolres Sumenep yang baru dilantik, untuk menunjukkan ketegasannya terhadap korupsi.

“Selamat bertugas, Bapak Kapolres Sumenep AKBP Rivanda. Sumenep terpuruk bukan karena takdir, tapi karena pejabat korup. Kami tunggu nyalimu melumat mereka!” bunyi tulisan dalam spanduk sepanjang 16 meter tersebut.

Spanduk itu muncul hanya dua hari setelah LBH Taretan Legal Justika menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Polres Sumenep, Senin (21/4). Dalam aksi itu, massa mendirikan tenda dan mengenakan topeng sarung sebagai simbol perlawanan terhadap penindasan.

Mereka menuding salah satu oknum penyidik Polsek Dungkek, yakni Joko Dwi Heri Purnomo, terlibat pemerasan terhadap pelapor dalam kasus dugaan perusakan pagar di Desa Bancamara, Kecamatan Dungkek.

Massa mendesak Kapolres yang baru agar segera mencopot Joko dan membersihkan institusi dari aparat yang menyimpang.

AKBP Rivanda sendiri baru resmi menjabat sebagai Kapolres Sumenep sejak 15 April 2025, menggantikan AKBP Henri Noveri Santoso yang kini bertugas sebagai Kapolres Nganjuk.

Mutasi tersebut berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/489/III/KEP./2025 tertanggal 12 Maret 2025.

Kini, publik menanti langkah tegas lanjutan dari Kapolres Rivanda, terutama dalam menjawab tantangan besar: memberantas korupsi dan menegakkan keadilan tanpa pandang bulu di Kota Keris.

Berita Terkait

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?
Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk
KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan
Dear Jatim Soroti Dugaan Korupsi Dinkes P2KB Sumenep, Hak Pegawai dan Anggaran Jadi Temuan
SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak
Mahasiswa Pamekasan Gelar Aksi, Evaluasi Setahun Kinerja Bupati dan Wakil Bupati
Skandal MBG Sumenep: SPPG Yayasan Alif Hina Anak Bangsa dengan Menu Tak Layak!
KPK Mulai Bongkar Skandal Cukai, Madura Disebut Jadi Simpul Penting

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:56 WIB

Viral MBG Susu Berulat di SDN Sentol 2 Pamekasan, Satgas Kapan Akan Tindak Tegas?

Sabtu, 11 April 2026 - 05:35 WIB

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Kamis, 9 April 2026 - 16:23 WIB

KPK Gelar Rapat Tertutup di Kantor Bupati Pamekasan

Kamis, 9 April 2026 - 09:23 WIB

Dear Jatim Soroti Dugaan Korupsi Dinkes P2KB Sumenep, Hak Pegawai dan Anggaran Jadi Temuan

Selasa, 7 April 2026 - 10:34 WIB

SPPG Yayasan Alif Jadi Sorotan, Wali Murid Keluhkan Buah Busuk di Menu Anak

Berita Terbaru

Foto: Bangunan Cafe Palm di wilayah Kebonagung, Sumenep, tampak ambruk pada Sabtu (11/04/2026) siang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara penyebab kejadian masih dalam proses penyelidikan.

News

Breaking News: Cafe Palm di Kebonagung Sumenep Ambruk

Sabtu, 11 Apr 2026 - 05:35 WIB

You cannot copy content of this page