ZERO. CO. ID, PAMEKASAN – Senat Mahasiswa (SEMA) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura membuka ruang koordinasi dengan Polres Pamekasan melalui agenda silaturahmi, Selasa (1/9/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Pamekasan tersebut diterima langsung oleh Wakapolres Pamekasan, Kompol Hendri Soelistiawan, S.E., M.H. Agenda ini menjadi langkah SEMA UIN Madura untuk membangun komunikasi kelembagaan dengan kepolisian, khususnya dalam menyikapi berbagai persoalan mahasiswa dan masyarakat.
Wakapolres Pamekasan Kompol Hendri Soelistiawan menyambut baik kedatangan jajaran SEMA UIN Madura. Ia menilai komunikasi antara mahasiswa dan kepolisian penting untuk mencegah terjadinya kesalahpahaman, terutama dalam aktivitas mahasiswa di ruang publik.
“Memang mahasiswa dan kepolisian sebagai pengaman harus saling berkomunikasi,” ujarnya.
Menurutnya, mahasiswa tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi dan mengekspresikan pendapat. Sementara kepolisian berkewajiban menjaga keamanan selama kegiatan tersebut berlangsung.
“Saya mendukung mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya dan ekspresinya,” tegasnya.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa penyampaian aspirasi mahasiswa tidak semestinya dipandang sebatas persoalan keamanan. Kritik dan ekspresi mahasiswa merupakan bagian dari dinamika kehidupan demokrasi yang perlu dikelola melalui komunikasi dan koordinasi.
Ketua SEMA UIN Madura, Mohammad Dani Aiman, mengatakan silaturahmi tersebut merupakan upaya memperkuat hubungan antara mahasiswa dan kepolisian.
“Kegiatan ini untuk mempererat komunikasi dan sinergitas antara SEMA UIN Madura dengan Polres Pamekasan, sekaligus membangun ruang dialog yang terbuka dan konstruktif terkait berbagai persoalan,” katanya.
Dani berharap komunikasi tersebut tidak berhenti pada pertemuan formal, tetapi dapat berlanjut menjadi ruang koordinasi yang terbuka ketika mahasiswa menjalankan fungsi kontrol sosial maupun menyampaikan aspirasi.
“Harapannya, semoga Polres Pamekasan terus mendukung segala bentuk penyampaian aspirasi dari teman-teman mahasiswa,” pungkasnya.
Melalui pertemuan tersebut, SEMA UIN Madura dan Polres Pamekasan diharapkan dapat membangun pola komunikasi yang lebih terbuka: mahasiswa tetap kritis menyuarakan kepentingan publik, sementara kepolisian menjalankan fungsi pengamanan dengan tetap menghormati ruang demokrasi.
Penulis : Mat Juhri
Editor : Abd Ghafur






