M. Ramzi Disorot, Pokir 2021 Dialihkan ke Pulau Sapeken Tanpa Alasan Jelas

- Reporter

Senin, 17 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : M. Ramzi, anggota DPRD Sumenep, pengusul Pokir 2021 yang kini menuai sorotan publik terkait pemindahan anggaran ke Pulau Sapeken.

Foto : M. Ramzi, anggota DPRD Sumenep, pengusul Pokir 2021 yang kini menuai sorotan publik terkait pemindahan anggaran ke Pulau Sapeken.

Zero.co.id, Sumenep – Anggaran Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kabupaten Sumenep tahun 2021 milik anggota M. Ramzi kini menjadi sorotan tajam. Pasalnya, alokasi yang seharusnya untuk Dapil III – meliputi Kecamatan Pragaan, Guluk-Guluk, dan Ganding – justru direalisasikan di Pulau Sapeken, wilayah yang berada di luar dapil pengusul.

Pemindahan ini menimbulkan pertanyaan publik sekaligus dugaan adanya modus operandi sistematis untuk mengalihkan proyek demi kepentingan kelompok tertentu.

“Ini Pokir tahun anggaran 2021, bukan rencana baru. Artinya, ada cukup waktu untuk menelaah dan menyesuaikan dengan aspirasi dapil. Tapi malah dipindah ke Sapeken. Apa urgensinya?” ujar Hasyim, warga Pragaan.

Secara regulasi, UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menegaskan bahwa DPRD wajib menyerap aspirasi konstituen melalui mekanisme reses dan kunjungan kerja. Permendagri No. 86 Tahun 2017 Pasal 178 juga menekankan agar penelaahan Pokir sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan.

“Pokir ini bukan milik pribadi. Ini hasil demokrasi. Kalau seenaknya dipindah tanpa alasan transparan, itu namanya penggelapan aspirasi rakyat,” tegas Hasyim.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai urgensi teknis pemindahan Pokir ke Pulau Sapeken. Masyarakat Dapil III pun kehilangan hak atas pembangunan yang seharusnya menjadi prioritas mereka.

Redaksi membuka ruang klarifikasi bagi M. Ramzi maupun pihak Sekretariat DPRD Sumenep terkait alasan pengalihan Pokir 2021 tersebut. Transparansi dinilai sebagai kunci menjaga kepercayaan publik terhadap wakil rakyat.

“Kalau salah, akui. Kalau tidak, buktikan dengan data. Jangan sampai anggaran publik dimainkan seperti main catur,” pungkas Hasyim.

Berita Terkait

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP
Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat
Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta
Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pungli PBG
CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan
Laporan GMS Soal Dugaan Dana Desa Bergulir ke Sekda, Apa Langkah Pemkab ?
Hadapi Tantangan Lalu Lintas, Polresta Sumenep Tekankan Kesiapan Personel

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 13:30 WIB

Dari “Bupati Tong-Tong” ke Mandalika, Tong-Tong Sumenep Dibawa ke Panggung MotoGP

Sabtu, 26 September 2026 - 08:52 WIB

Asia Award Magazine 2026, Bani Insan Peduli Sabet Dua Pernggargaan dan Optimis Untuk Selalu Tebar Manfaat

Sabtu, 26 September 2026 - 04:32 WIB

Guruh Soekarnoputra Wafat, Megawati Dalam Perjalanan dari Sulsel ke Jakarta

Sabtu, 26 September 2026 - 04:18 WIB

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Kamis, 24 September 2026 - 07:34 WIB

CV Jawara Salurkan BLT DBHCHT Rp600 Ribu ke 537 Buruh Pabrik di Pamekasan

Berita Terbaru

Foto: Guruh Sukarno Putra (Foto: IG Guruh Sukarno Putra).

News

Guruh Sukarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun

Sabtu, 26 Sep 2026 - 04:18 WIB