KCB Jatim Gelar Aksi Teatrikal ‘Usir Roh Jahat’, Tuntut Usut Tuntas Gratifikasi BPTD

- Reporter

Senin, 5 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi teatrikal KCB Jatim 'usir roh jahat'

Aksi teatrikal KCB Jatim 'usir roh jahat'

SURABAYA – Komunitas Cinta Bangsa (KCB) Jawa Timur kembali menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jatim.

Aksi keempat ini diwarnai teatrikal unik, yakni pengusiran “roh jahat” dari tubuh institusi yang mereka nilai sarat korupsi, Senin (5/5).

Massa KCB membawa dukun lengkap dengan mantra dan kostum khas, serta melakukan penyembelihan ayam hitam dan tabur bunga sebagai simbol tolak bala. Sebelumnya, mereka juga membakar ban bekas di gerbang utama kantor BPTD Jatim sebagai bentuk kemarahan terhadap lambannya penegakan hukum.

Ketua KCB Jatim, Holik Ferdiansyah, menyebut aksi ini sebagai peringatan terhadap dugaan gratifikasi dalam penerbitan SRUT (Sertifikat Registrasi Uji Tipe) yang diduga melibatkan pejabat BPTD dan pihak swasta.

Ia menuding Kepala BPTD Jatim, Muiz Thohir, bersama empat pejabat lain serta CV Sidomulyo Barokah terlibat kongkalikong dalam pengurusan SRUT. Bahkan, Muiz juga dituding memiliki rekam jejak kasus saat menjabat di BPTD Kaltim.

Holik menyebut kekayaan Muiz yang dilaporkan ke LHKPN melonjak drastis sejak 2020. “Ini alarm bagi KPK untuk segera bertindak,” ujarnya.

KCB juga menyoroti proyek tender/PL di BPTD Jatim yang diduga sarat rekayasa. Ada indikasi perubahan pemenang, pengondisian anggaran, dan keterlambatan proyek.

Menurut Holik, praktik curang ini telah merusak citra BPTD sebagai instansi pelayanan publik. “Alih-alih melayani rakyat, justru menjadi ladang korupsi,” tegasnya.

Melalui aksi ini, KCB mendesak KPK dan Kejaksaan segera mengusut semua nama yang disebut dan melakukan audit menyeluruh, baik pada proyek maupun asal kekayaan pejabat.

“Jika tak ditindak, maka praktik kotor ini akan terus merusak birokrasi dari dalam,” pungkasnya.

 

 

Berita Terkait

Di Pamekasan, Ribuan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung MBG Dilanjutkan
Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep, Polisi Kantongi Nama-Nama Anggota DPRD yang Muncul dalam Pemeriksaan
Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas
Estafet Kepemimpinan HMPS PAI UIN Madura Berlanjut, Pengurus Baru Siap Wujudkan Organisasi Berdampak
Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?
Ra Bakir Hasan Nahkodai PPP Pamekasan, Publik Harapkan Penguatan Organisasi dan Politik Beretika
Dandim Pamekasan Resmikan Jembatan Garuda, di Kecamatan Batu Marmar
Ngeri, Truk Galian C Ilegal Pamekasan Tertimpa Batu Hingga Rengsek

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:12 WIB

Di Pamekasan, Ribuan Relawan Gelar Aksi Damai Dukung MBG Dilanjutkan

Selasa, 30 Juni 2026 - 12:17 WIB

Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep, Polisi Kantongi Nama-Nama Anggota DPRD yang Muncul dalam Pemeriksaan

Selasa, 30 Juni 2026 - 07:34 WIB

Kecewa Kadis PUPR Absen, Audiensi Proyek Jalan Mangkrak Memanas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:12 WIB

Sudah Dua Tahun, Mengapa Kasus Dugaan Korupsi Pokir DPRD Sumenep Belum Tuntas?

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:37 WIB

Ra Bakir Hasan Nahkodai PPP Pamekasan, Publik Harapkan Penguatan Organisasi dan Politik Beretika

Berita Terbaru

You cannot copy content of this page